BANJARMASIN, banuapost.co.id– Benih jagung hibrida, JAB69-01 SAKTI, inovasi kolaborasi PT Enam Sembilan Benih dengan PT Daun Agro Nusantara, ternyata tak sembarang benih. Dari berbagai demo yang sudah dilakukan di belasan provinsi, hasil panenya mencapai 11,06 ton per hektare.
Awal kolaborasi PT Enam Sembilan dan PT Daun Agro Nusantara ini untuk mewujudkan indonesia swasembada pangan. Karena menyadari untuk mewujudkan program tersebu,t bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata. Tetapi juga menjadi tugas bersama, termasuk para pengusaha.
Pada 2021, PT Enam Sembilan Benih meluncurkan sebuah produk inovasi: ‘bibit unggul jagung hibrida’ dengan nama JAB69-01 SAKTI, untuk ikut ambil bagian dalam memajukan dan meningkatkan produksi hasil panen jagung petani Indonesia.
Untuk membuktikan keseriusan meningkatkan produksi hasil jagung, PT Enam Sembilan menggandeng mitra petani binaan PT Daun Agro Nusantara yang ada di 15 kabupaten, melakukan demplot dan uji adaptasi varietas secara massal. Tentunya mitra petani ini dengan topografinya masing-masing, seperti dataran rendah, sedang dan kawasan pegunungan (dataran tinggi).
Di Provinsi Sumatera Utara, khususnya di Desa Sidikalang, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, merasa senang saat menggunakan benih JAB69-01 Sakti. Karena hasil panenya mencapai 11,06 ton per hektare. Padahal selama ini, hasil panen mereka rata-rata masih 5-6 ton per hektare.
Keberhasilan demplot dan uji adaptasi varietas secara massal ini, tak urung membuat PT Enam Sembilan Benih terus melakukan riset dan inovasi untuk bisa menghadirkan benih jagung terbaik bagi petani indonesia.
Benih JAB69-01 SAKTI sendiri, memiliki potensi hasil panen bisa mencapai 15 ton per hektare jika dilakukan dengan budidaya yang tepat dan pengendalian hama penyakit secara terpadu. (yb/foto: ist)