PALANGKA RAYA– Masyarakat pers Indonesia memiliki tanggungjawab moril dan etik jika setiap yang disajikan untuk permbacanya tidak salah tulis.
Penilaian itu dikemukakan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dalam sambutan tetulis yang dibacakan Asisten III Pemprov Kalteng, H Ketut Widi Wiriawan, sekaligus membuka secara resmi pelatihan ahli pers se Indonesia di Palanggka Raya, Selasa (3/7),
“Moril dan etik setidaknya meminimalisir berbagai pemberitàan yang tidak berdasarkan fakta,” ujar gubernur.
Bahkan dengan pengetahuan dan profesionalismenya, lanjut gubernur, pers mengambil bagian untuk menangkal berita hoax atau isu-isu negatif yang merongrong keutuhan NKRI.
“Isu-isu menyesatkan umumnya memang sengaga disebarluaskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelas gubernur.
Pelatihan ahli pers ini diikuti 40 peserta, dan berlangsung sejak 3 hingga 5 Juli mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan PWI Kalteng. (sut/foto: sutran)