BANJARBARU– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Pemprov Kalsel, menggelar workshop Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam pengawasan keuangan daerah di Kantor Setdaprov, Banjarbaru, Senin (1/10).
Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahannya, H Siswansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK, BPKP dan Inspektorat Kalsel atas pelaksanaan workshop.
“Melalui workshop, diharapkan mampu memperkuat sumber daya manusia (SDM) pengawasan dalam pencegahan korupsi, terutama di provinsi ini,” ujar gubernur.
Menurut gubernur, upaya peningkatan kapabilitas merupakan upaya meningkatkan dan memperkuat kelembagaan, tata laksana dan sumber daya manusia, agar dapat melaksanakan peran dan fungsi secara efektif.
Sebagai suatu kerangka kerja, kapabilitas pengawasan intern berfungsi sebagai identifikasi aspek yang diperlukan untuk pengawasan intern yang efektif di sektor publik.
”Kapabilitas APIP harus profesional dan memenuhi persyaratan tata kelola organisasi yang kuat dan efektif,” tegas gubernur.
Sementara Koordinator Wilayah VII KPK, Nana Mulyana, tak menampik salah satu kegiatan yang berisiko terhadap penyimpangan adalah kegiatan pengadaan barang dan jasa.
Karena itu, workshop yang diselenggarakan selama empat hari (1 hingga 4 Oktober) akan difokuskan pada materi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ), Probity Audit, dan Audit Investigasi. Pemateri berasal dari LKPP, KPK, BPKP, kepolisian, dan kejaksaan sesuai dengan keahlian bidang masing-masing.
Dikatakanya, menurut hasil penelitian KPK, kasus korupsi didominasi dari pengadaan barang dan jasa yang muncul sejak perencanaan, pelaksanaan, bahkan saat pemanfaatan.
“Bahkan kasus OTT sebagian besar berasal dari proses pengadaan barang dan jasa,” tegas Nana.
KPK, sambung Nana, terus berupaya melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi. Penguatan fungsi pengawasan intern pemerintah merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mendukung kinerja pemerintahan yang baik dan bersih. (bdm/foto: hum)