BANJARBARU– Kebiasaan buruk yang menjadi salah satu ‘penyakit’ Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni menumpuk pekerjaan, disoroti Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
“Kebiasaan menumpuk kegiatan pada akhir tahun anggaran, jangan sampai terjadi lagi. Karena kebiasaan itu tidak baik, baik dari sudut pandang perekonomian, administrasi, maupun manajerial keuangan Negara,” jelas gubernur pada apel gabungan di lingkungan Pemprov Kalsel di halaman Kantor Setdaprov, Senin (7/1).
Pergantian tahun ini, sambung Paman Birin, sapaan familiar Gubernur Kalsel itu, harus menjadi momentum bagi seluruh penyelenggara pemerintahan untuk mengevaluasi kinerja yang sudah dilakukan, sekaligus mempersiapkan secara lebih matang program dan kegiatan yang akan dikerjakan pada 2019.
“Saatnya kita mempersiapkan perencanaan program dan kegiatan pemerintahan sebaik-baiknya sejak awal bulan Januari ini,” ujar gubernur mengingatkan.
Dengan demikian, lanjut gubernur, bisa melakukan maksimalisasi penggunaan anggaran 2019 sesuai dengan target yang ingin dicapai. Namun dalam pelaksanaannya tidak melupakan prinsip efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabelitas.
“Tanpa kedisiplinan, keinginan untuk memaksimalkan penggunaan anggaran hanya sebatas lamunan dan angan-angan,” tegasnya.
Karena itu, menurut gubernur, syarat utama untuk memaksimalkan penggunaan anggaran oleh penyelenggaraan pemerintahan di bidang lainnya, tergantung bagaimana menerapkan disiplin di lingkungan kerja masing-masing. (syh/foto: hum)