PELAIHARI,
banuapost.co.id- Aksi begal
menggunakan senapan angin terjadi di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah
Laut, Sabtu (27/4) malam. Korban ditembak pelaku di bagian bahu kirin. Namun beruntung
selamat, hingga minta bantuan warga.
Meski
demikian, korban sempat menjalani perawatan di UGD RSUD Hadji Boejasin untuk
mengeluarkan peluru senapan angin yang masuk sekitar 5 sentimeter.
Peristiwa
pahit ini dialami suami istri Solekan dan Mariana, warga RT 10 Desa Tajau
Pecah, Kecamatan Batu Ampar. Pasutri pedagang sayur ini mengalami nasib kurang
baik saat melintas di kawasan perkebunan sawit di Desa Jilatan, atau sekitar 15
kilometer dari rumah mereka.
Solekan
membonceng istrinya pulang setelah menjual sayur di Pasar Damit. Setelah
sekitar 15 menit meninggalkan Pasar Damit, pasutri itu melintasi perkebunan sawit
yang masuk dalam RT 4 Desa Jilatan. Di tengah jalan terlihat sebuah motor
dibiarkan tergeletak, setelah melewati motor itu tiba-tiba terdengar suara
letusan.
Merasa
tangannya terkena tembakan Solekan coba menghentikan kendaraan dan berusaha
mencari tahu siapa pelaku penembakan. Namun oleh isterinya dilarang, dan
disuruh segera menjauh dari lokasi kejadian.
“Saya
ingin berhenti, tapi isteri saya melarang, akhirnya saya pacu kendaraan
sampai pemukiman yang berjarak sekitar 400 meter,” kata Solekan saat
dikonfirmasi kejadian yang menimpanya.
Melihat
bahu korban bersimbah darah, warga segera memberikan pertolongan dan membawanya
ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari. Sementara warga yang lain mendatangi lokasi
kejadian.
Sumaryono,
salah seorang warga RT 4 Desa Jilatan, mengaku pada saat korban datang ia
tengah keluar rumah untuk mencari cuka karet.
“Saya
melihat korban berdarah di bahu, sementara teman saya membawa korban ke rumah
sakit. Kami mencoba mendatangi lokasi kejadian,” kata Sumaryono yang saat
dikonfirmasi tengah menyadap karet tidak jauh dari lokasi kejadian.
Sumaryono
menunjukkan lokasi mereka menemukan motor yang diduga milik pelaku begal. Selain
motor, juga terdapat tali yang kemungkinan digunakan begal untuk
menjatuhkan korbannya.
Kasus
begal bersenapan angin ini sudah ditangani jajaran Polres Tanah Laut. Sementara
barang bukti berupa satu unit motor jupiter mx tanpa nomor polisi, saat ini
diamankan di Polsek Batu Ampar.
Untungnya
sebelum melintas di lokasi begal bersembunyi, ada sebuah mobil mendahului kedua
korban. Mobil tersebut menerabas tali yang dipasang. (zkl/foto: zul yunus)
