BANJARBARU, banuapost.co.id–
Pemprov Kalsel menggelar Rapat
Koordinasi Daerah (Rakorda) Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) yang
diikuti kabupaten/kota, Selasa (23/4).
Menurut gubernur dalam sambutan yang dibacakan Sekdaprov H Abdul Haris, pengadaan barang dan jasa
sangat penting karena berdampak terhadap
proses pembangunan, baik secara langsung maupun tidak.
Pengadaan barang/jasa juga merupakan kegiatan yang cukup
besar dalam menggunakan keuangan negara, baik dalam APBN maupun APBD.
“Setiap tahun, miliaran hingga triliunan rupiah,
disediakan alokasi anggaran untuk belanja barang/jasa,” ujarnya.
Pengadaan barang/jasa memang dibutuhkan untuk mendukung
penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan. Seperti membangun
infrastruktur, membangun pendidikan, kesehatan, pelayanan dan pembangunan
sektor lainnya akan bersentuhan dengan pengadaan barang dan jasa.
“Hampir seluruh kegiatan pemerintah, melibatkan pengadaan
barang/jasa,” jelasnya.
Dalam Rakorda UKPBJ, juga dilaksanakan pelantikan Ikatan
Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Prov Kalsel oleh Wakil Ketua Bidang
Pengembangan Organisasi, Suratmo.
Pengurus Daerah IAPI Kalsel Periode 2019-2022 dipimpin Achmad
Sugianto, Ir Agung Dewanto,MAP (wakil ketua I), Firmansyah (wakil ketua II) dan Hanifah Dwi
Nirwana (wakil ketua III). Sementara sekretaris dijabat Riswan, Sugian Noor (wakil
sekretaris I), dan Sonny Robert (wakil sekretaris II). (cin/foto: hum)
