BANJARMASIN, banuapost.co.id– Salah seorang pengusaha muda Kalsel, yang juga mantan Bupati Tanah Bumbu dua periode, Mardani H Maming, kaget namanya disebut-sebut pantas masuk kabinet jika Jokowi-KH Mar’uf Amin memenangi pilres, 17 April mendatang.
Selain mengaku tidak tahu menahu, Mardani justru menilai
masih banyak tokoh-tokoh di Kalsel yang lebih pantas menjadi menteri dibanding dirinya.
“Saya tidak tahu asal muasalnya informasi tersebut,”
tandas Mardani H Maming yang diminta konfirmasinya melalui saluran seluler,
Sabtu (6/4).
Sepanjang hari ini, lanjut Mardani, dirinya memang mengikuti
kampanye akbar Jokowi di Batam. Lalu sorenya ke Jakarta untuk persiapan
kampanye berikutnya.
“Tiba-tiba saya banyak menerima pesan di Hp, dan membaca
berita di sejumlah media online yang menyebutkan saya bakal masuk kabinet
Jokowi,” jelasnya.
Soal kabinet itu, sambung Mardani, dirinya sama sekali
tidak pernah memberikan statemen mengenai peluangnya masuk kabinet Jokowi.
Sebelumnya, Sekjen DPD PDI Perjuangan Kalsel, H
Supiansyah, kepada media menyatakan, Mardani H Maming berpeluang besar menjadi
menteri jika Jokowi memenangi suara di Kalsel dalam Pilpres 2019.
Terhadap pernyataan sekjennya itu, Mardani yang juga
Ketua DPD PDI Perjuangan Kalsel, menilai, kemungkinan H Supiansyah melihat dirinya
dekat dengan Jokowi.
Padahal sebagai kader, menurut Mardani, dirinya hanya
menjalankan tugas partai yang kebetulan ditugaskan di Tim Kampanye Nasional
(TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
“Jadi sekarang lebih berkonsentrasi dan fokus menjalankan
tugas saya sebagai anggota TKN untuk memenangkan Jokowi-Amin,” tegasnya.
Menurut Mardani, siapapun yang akan dipercaya dalam kabinet
jika Jokowi memenangi pilres, itu hak prerogatif presiden. Karena itu dirinya
tidak bisa mencampuri urusan tersebut.
Tokoh
banua
Disinggung soal tokoh banua, Mardani juatru menyebut sejumlah
nama yang dianggap lebih mumpuni, baik dari pengalaman dan prestasinya.
Diantara tokoh itu, mantan Gubernur Kalsel, H Rudy
Arifin, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Wakil Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan,
dan mantan Bupati Tanah Bumbu, dr H Zairullah Azhar.
“Beliau-beliau itu lebih pantas dari saya, karena lebih
senior dan berpengalaman,” ujar Mardani. (*/yb/foto: ist)
