BANJARBARU, banuapost.co.id–
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diminta mengedalikan kondisi di Kalsel,
terlebih lagi disaat menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Permintaan itu dikemukakan Gubernur H Sahbirin Noor
sebelum membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendali Inflasi
Daerah (Rakorda TPID) se Kalsel Semester 1, Kamis (25/4).
Dengan terjadinya inflas, menurut gubernur, akan
berakibat pada menurunnya daya beli masyarakat. Karena itulah, TPID diingatlan untuk berperan mengendalikannya.
Dijelaskan Paman Birin, sapaan akrabnya, inflasi merupakan
fenomena yang seringkali identik
dengan kenaikan tingkat harga komoditas tertentu. Sebab itu, tingginya
inflasi tentu saja dapat mengurangi daya beli masyarakat dan menciptakan
ketidakpastian dalam perekonomian.
”Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dan seluruh
pemangku kepentingan, baik di pusat maupun daerah, harus menyusun strategi dan
kebijakan, serta mengimplementasikannya secara simultan dan terkoordinir,” imbuhnya.
Sementara Kepala Perwakilan BI Kalsel, Herawanto, yakin
inflasi di Kalsel akan terkendali jika kebutuhan pokok tersedia sesuai dengan
kebutuhan masyarakat, terutama di saat jelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri.
(rny/foto: hum)
