MALANG, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian tiga seksi ruas tol
Pandaan-Malang, Jawa Timur. Peresmian berlangsung di Gerbang Tol Singosari,
Kabupaten Malang, Senin (13/5).
Pembangunan jalan tol yang secara keseluruhan terdiri
atas lima seksi, diharapkan dapat memperlancar arus mobilitas barang, orang,
dan atau jasa, sehingga dapat membantu perekonomian Kota Malang.
“Kita harapkan di Malang Raya, betul-betul menjadi
sebuah kawasan wisata yang terkoneksi dengan tol ini. Kita harapkan juga
pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik dan meningkat,” ujar presiden saat
peresmian.
Menurutnya, Kota Malang sebagai kota wisata dan
pendidikan, akan terbantu dengan kehadiran jalan tol ini. Karena akan
mengakselerasi pertumbuhan Kota Malang dan sekitarnya.
“Saya kira ini sangat membantu untuk pengembangan di
bidang pariwisata dan pendidikan di Kota dan Kabupaten Malang serta
sekitarnya,” ucapnya.
Ketiga ruas jalan tol yang diresmikan presiden, terbentang
sepanjang 30,625 kilometer yang menghubungkan Pandaan hingga Singosari.
Rincianya, seksi 1
sepanjang 15,475 kilometer, menghubungkan Pandaan dengan Purwodadi, seksi 2
sepanjang 8,050 kilometer menghubungkan Purwodadi dengan Lawang, dan seksi 3
sepanjang 7,100 kilometer menghubungkan Lawang dengan Singosari.
Saat ini kementerian terkait beserta pihak kontraktor,
masih mengerjakan pembangunan seksi 4 dan seksi 5 jalan tol tersebut. Nantinya,
ruas Singosari akan terhubung dengan Pakis dan Malang sepanjang 7,863
kilometer. Bila dihubungkan mulai dari Pandaan hingga Malang, ruas kelima jalan
tol tersebut menjadi sepanjang 38,488 kilometer.
“Memang masih kurang sedikit, kurang 7,8 kilometer.
Tapi tadi saya sudah kejar agar ini bisa diselesaikan maksimal akhir tahun.
Syukur bisa maju,” tegas presiden.
Setelah peresmian, tol akan dimulai pengoperasiannya
sekaligus untuk mendukung aktivitas mudik Idul Fitri tahun ini. Presiden meminta
agar masyarakat yang sejak lama menantikan adanya tol, dapat memanfaatkannya
secara gratis hingga selama mudik lebaran nanti.
“Tadi saya bisik-bisik kepada pemiliknya jalan tol,
Bu Menteri BUMN, jangan sampai bayar dulu, sampai lebaran. Gratisin dulu sampai
lebaran. Sudah dijawab bisa Pak. Masak yang minta presiden enggak diberi,”
tuturnya.
Untuk diketahui, perjalanan dari Pandaan menuju Singosari
sebelum beroperasinya jalan tol ini memakan waktu 45 menit hingga 60 menit
dalam kondisi normal.
Kehadiran jalan tol dengan biaya investasi sebesar Rp5,97
triliun ini, mampu memangkas waktu perjalanan hingga hanya membutuhkan waktu selama
20 hingga 30 menit.
Pengguna jalan tol Pandaan-Malang juga akan disuguhi
pemandangan yang sangat indah, utamanya di seksi 2 dan seksi 3. Pemandangan
Gunung Arjuno, Lawu, Kawi dan Bromo – Semeru serta area persawahan akan
memanjakan pengendara yang melintas.
Turut hadir mendampingi presiden dalam acara peresmian, Menteri
PUPR, Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN, Rini Soemarno, Menhub Budi Karya
Sumadi, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Gubernur Jawa Timur, Khofifah
Indar Parawansa, Walikota Malang, Sutiaji, Plt Bupati Malang Sanusi, dan Bupati
Pasuruan, Irsyad Yusuf. (yb/din/foto: laily rachev)
