JAKARTA, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo mengapresiasi dedikasi dan kerja keras TNI dan Polri dalam
setiap pelaksanaan tugasnya.
Menurut presiden, kerja profesional seluruh anggota TNI
dan Polri di Tanah Air, membuat pemilihan umum (Pemilu) serentak yang
dilangsungkan 17 April lalu, berjalan dengan demokratis, jujur, adil, aman, dan
damai.
“Saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi kerja
keras itu,” ujar presiden saat memberikan sambutan dalam acara buka
bersama dengan keluarga besar TNI dan Polri di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (16/5).
Presiden juga mengingatkan, Indonesia adalah negara besar
dengan beragam suku, agama, ras, budaya, adat, hingga tradisi yang
berbeda-beda.
“Alhamdulillah sampai saat ini, dan kita harapkan
seterusnya, negara ini akan terus aman,” lanjutnya.
Menurut Kepala Negara, stabilitas politik dan keamanan
adalah syarat mutlak bagi pembangunan bangsa Indonesia. Hal tersebut tidak akan
terjadi jika TNI dan Polri tidak solid dan bersinergi.
“Artinya apa? Saat ini kita bisa bekerja membangun
negara ini karena TNI dan Polri sangat solid dan sangat bersatu. Itu rakyat
yang berbicara, saya hanya mendengar. Senang rakyat kalau melihat TNI dan Polri
bersatu,” ungkapnya.
Kepala Negara lalu mengajak TNI dan Polri untuk terus
merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa. Selain
itu juga untuk menghalau paham dan kekuatan yang tidak sesuai dengan Pancasila,
dan memangkas bibit-bibit terorisme yang dapat mengancam stabilitas dan
keutuhan NKRI.
Peningkatan
kapasitas
Pada kesempatan tersebut, presiden juga menyampaikan pemerintah
akan meningkatkan kapasitas TNI dan Polri. Dalam rapat pimpinan TNI Polri, 29
Januari lalu, presiden menyampaikan, tugas TNI dan Polri akan semakin berat.
Untuk itu, dirinya akan menandatangani penambahan jabatan perwira tinggi TNI.
“Saya ulangi, akan segera saya tandatangani jabatan
perwira tinggi TNI yang nantinya akan ada tambahan jumlahnya kurang lebih 100
lagi perwira tinggi TNI. Tapi ini akan kita kaji terus dan ke depan juga akan
ada ruang-ruang untuk tambahan perwira tinggi TNI,” tuturnya.
Sementara terkait kesejahteraan TNI dan Polri, presiden
mengatakan, tunjangan Hari Raya (THR) akan diterima para anggota TNI Polri di
akhir Mei. Adapun untuk gaji ketiga belas akan diberikan di bulan Juli.
“Sudah saya tandatangani kalau yang ini, pemberian
THR Insyaallah dapat diterima di akhir bulan ini paling lambat,” katanya
disambut riuh tepuk tangan para prajurit. (yb/din/foto:
rusman)
