BATU
AMPAR, banuapost.co.id– Akibat hujan sekitar
lima jam, dua titik ruas jalan di Desa Damit Hulu, Kecamatan Batu Ampar,
Kabupaten Tanah Laut, Selasa (25/6) sore, terendam sampai sekitar 1 meter. Akibatnya,
semua jenis kendaraan tidak dapat melintas selama sekitar 4 jam.
Banjir
bandang tersebut terjadi sekitar pukul 16:00 Wita, dan mulai surut sekitar
pukul 21:00 Wita setelah hujan reda.
Banjir
yang menggenang badan jalan hampir sepanjang 200 meter dengan ketinggian sampai
pinggang orang dewasa atau sekitar 70 sentimeter. Bahkan ada yang samapi satu
meter.
Beberapa
karyawan perusahaan kelapa sawit yang ingin pulang ke rumah masing-masing,
terpaksa berteduh di tempat aman sambal menunggu air mulai surut.
Muslimin,
warga RT 11 Desa Damit Hulu, yang rumahnya tepat berada di lintasan banjir mengatakan,
air mulai menggenangi jalan dan pekarangan rumahnya sekitar pukul 17:00 Wita.
“Setelah
sekitar 3 jam air berangsur-angsur surut, menyusul hujan mulai reda. Hujan
turun sekitar pukul 11:00 siang hingga pukul 17:00 sore,” kata Muslimin.
Supratikno,
warga RT 16 Desa Damit, terpaksa berjalan kaki melintasi banjir. Sementara sepeda
motornya, dititip di rumah warga.
“Saya
ingin melintas Desa Damit Hulu pukul 16:00 Wita untuk menuju ke rumah di Desa
Damit. Namun air sudah sulit untuk dilintasi, sehinga saya menitipkan motor di
rumah warga yang tidak terdampak,” ujarnya.
Meski
banjir yang melintas jalan di Desa Damit Hulu hanya berlangsung sekitar tiga
sampai empat jam, namun derasnya air yang milintas dapat membahayakan
pengguna jalan.
Sementara
petugas BPBD Tala bersama Petugas BPBD Posko Jorong, sekitar pukul 21:00 Wita
tiba di lokasi banjir untuk memantau langsung laporan warga.
Sampai
sejauh ini berdasarkan hasil pantauan petugas BPBD, tidak ada warga yang sempat
diungsikan akibat banjir tersebut. (zkl/foto:
zul yunus)
