JAKARTA, banuapost.co.id–
Presiden Joko Widodo mengatakan, segenap rakyat Indonesia berkabung atas
berpulangnya Ibu Negara dari Presiden ke-6 Republik Indonesia. Indonesia
kehilangan seorang tokoh wanita terbaik.
“Kita, bangsa Indonesia, telah kehilangan salah
seorang tokoh wanita Indonesia terbaik. Seorang Ibu Negara yang penuh kasih
sayang, pejuang kemanusiaan yang tulus, ibu dari sebuah keluarga panutan yang
senantiasa memberi inspirasi dan teladan sebagai seorang ibu, seorang istri,
dan ibu negara,” ujarnya.
Presiden mengungkap itu ketika memberi sambutan usai
memimpin upacara pemakaman almarhumah Ibu Kristiani Herrawati Yudhoyono, istri
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang
berpulang dalam usia 67 tahun di Singapura, Sabtu (1/6). Upacara pemakaman
dilangsungkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6)
sore.
Sebelumnya, sekitar pukul 14:20 WIB, jenazah tiba di TMP
Kalibata setelah sebelumnya diserahkan pihak keluarga kepada negara di rumah
duka di kawasan Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.
Penyerahan jenazah almarhumah diwakili putra bungsu Edhie
Baskoro Yudhoyono dan diterima Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, dalam upacara
persemayaman jenazah.
Presiden kemudian menyambut kedatangan jenazah di TMP
Kalibata dan ikut berjalan mengiringi dari belakang. Peti jenazah yang
diselimuti bendera Merah Putih, diangkat anggota TNI menuju tempat
peristirahatan terakhir.
Susilo Bambang Yudhoyono, kedua putranya, Agus Harimurti
Yudhoyono (AHY) dan Edhi Baskoro Yudhoyono, beserta menantu Annisa Pohan dan
Aliya Rajasa, turut berjalan bersama. Tak ketinggalan cucu-cucu SBY dan
almarhumah Ibu Ani turut serta mengiringi jenazah.
Prosesi upacara dibuka dengan laporan komandan upacara,
Kolonel Infanteri Yudha Airlangga, Dansat 81 Kopassus kepada Presiden Joko
Widodo yang bertindak selaku inspektur upacara, dilanjutkan dengan pembacaan
riwayat hidup singkat almarhumah. Presiden kemudian memimpin pembacaan Apel
Persada.
“Saya Presiden Republik Indonesia atas nama negara,
bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan kepada
persada ibu pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhumah Hj. Kristiani Herrawati
Yudhoyono, Ibu Negara Republik Indonesia ke-6, putri dari Bapak Letnan Jenderal
TNI (Purn) Sarwo Edhi Wibowo (alm) yang telah meninggal dunia demi kepentingan
serta keluhuran negara dan bangsa pada hari Sabtu tanggal 1 Juni 2019 pukul
11.50 waktu Singapura di Nasional University Hospital Singapura karena
sakit,” ucap presiden.
“Semoga jalan darmabakti yang ditempuhnya dapat
menjadi suri teladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang
semestinya di alam baka,” doa presiden.
Peti jenazah kemudian diturunkan ke liang lahad dengan
diiringi penghormatan militer dan tembakan salvo anggota TNI. Setelah itu,
pihak keluarga almarhumah menaburkan bunga di liang lahad.
Presiden kemudian secara simbolis memulai penimbunan
liang lahad yang diikuti anggota keluarga. Prosesi upacara dilanjutkan dengan
peletakan karangan bunga berturut-turut oleh Presiden Jokowi, SBY dan pihak
keluarga.
Putra sulung almarhumah, Agus Harimurti Yudhoyono,
kemudian memberikan sambutan selaku perwakilan dari pihak keluarga. Dalam
kesempatan itu, AHY mengucapkan terima kasih kepada presiden, pemerintah, dan
seluruh rakyat Indonesia atas doa dan dukungan yang diberikan kepada
keluarganya.
“Pada kesempatan ini pula kami mohon keridaan hati
bapak, ibu, masyarakat Indonesia sekalian untuk berkenan mendoakan almarhumah
Ibu Ani Yudhoyono agar diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya,
diterangkan kuburnya, dan dilapangkan jalannya kepada Sang Khalik,” ucap
AHY.
Setelah pembacaan doa bersama, prosesi upacara kemudian
ditutup dengan penghormatan terakhir kepada arwah almarhumah. Presiden kemudian
meninggalkan mimbar upacara dan menyerahkan naskah Apel Persada berikut bendera
Merah Putih kepada pihak keluarga almarhumah.
Turut hadir dalam upacara pemakaman ini, Ibu Negara
Iriana Joko Widodo, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Presiden ke-3 RI, BJ Habibie,
Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno
dan Ibu Tuti, Wakil Presiden ke-11 RI, Boediono dan Ibu Herawati Boediono, dan
istri Presiden RI ke-4, Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.
Selain itu tampak hadir juga sejumlah pimpinan lembaga
negara, para Menteri Kabinet Kerja, para mantan menteri era Presiden SBY, dan
para duta besar dan perwakilan negara-negara sahabat, serta ribuan masyarakat
umum lainnya. (yb/din/foto: rusman)
