KOTABARU, banuapost.co.id– Waduk Tirawan, salah satu waduk yang dikelola PDAM Kotabaru untuk memasok air bersih di kabupaten tersebut, jebol akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Sabtu (8/6) subuh.
Selain bendung yang jebol, hujan pun memicu genangan air yang
menutupi ruas jalan dan permukiman warga dengan ketinggian bervariasi.
“Kondisi saat ini, ketinggian air mencapai kurang lebih dua
meter. Informasi sementara, ada 7 buah
rumah terendam dengan terdampak 9 kepala keluarga (KK) dari 24 jiwa. Informasi
sementara masih dalam tahap pendataan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyudin, Sabtu (8/6).
Menurut Wahyudin, curah hujan sangat tinggi mengguyur wilayah
Kotabaru dan sekitarnya, sejak subuh hingga kini masih berlangsung.
“Akibatnya,
Waduk Tirawan yang ada di Pulau Laut, Kotabaru, mengalami jebol dan Kotabaru
pun mengalami banjir. Hingga pukul 11:10 Wita kami terima laporan dari BPBD
Kotabaru curah hujan memang sangat tinggi di sana,” tandas Wahyudin.
Banjir, sambung Wahyudin, terjadi di Desa Gunung Sari RT 01,
Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, akibat serbuan air
dari waduk yang jebol.
Sementara
informasi lain yang diperoleh, jebolnya sebagian konstruksi bendungan setelah
tak kuasa menahan gerusan arus air yang datang dari atas.
Menurut Sarwani, salah satu pegawai PDAM Kotabaru, curah hujan yag
tinggi menyebabkan tanggul jebol pada bagian atas dengan lebar 10 meter.
“Hingga sekarang, tim kami dari PDAM Kotabaru masih berada di
lokasi dan berharap kondisi seperti ini bisa cepat reda,” imbuhnya. (jr/kum/foto: arul)
