PELAIHARI, banuapost.co.id–
Sebanyak 4 Puskesmas di Kabupaten Tala akan memiliki sistem pengelolaan
keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Ke-4 puskesmas itu, Kurau, Bati Bati, Angsau dan Tajau
Pecah, setelah sidang dilakukan Tim Penilai BLUD Puskesmas Tala yang dipimpin ketua
timnya, Syahrian Nurdin, di Aula Barakat, Kantor Sekretariat Daerah Tala,
Pelaihari, Sabtu (13/07).
Selain Bupati Tala dan wakil yang hadir dalam sidang itu,
juga unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tala terkait, para Kepala
Puskesmas se Tala, para anggota Tim Penilai BLUD Puskesmas Tala.
Menurut SyahrianNurdin yang juga Sekdakab Tala itu, pihaknya
sudah melakukan penilaian terhadap ke-4
puskesmas tersebut, termasuk menyangkut keadministrasian.
|Sudah kami periksa dan nilai, Bahkan persyaratannya pun
kami penuhi, sesuai dengan Permendagri No 61/2007,” jelasnya.
Syahrian mengaku sangat mengapresiasi kinerja dari Tim
Penilai BLUD Puskesmas Tala, karena dalam beberapa bulan terakhir sudah dapat mewujudkan
pengelolaan BLUD untuk ke-4 puskesmas yang akan menjadi BLUD.
Sekdakab juga mengharapkan dalam beberapa bulan ke depan
15 puskesmas lain se Tala, mampu mengikuti jejak ke-4 puskesmas yang akan
dijadikan BLUD tersebut.
“Saya harap, semua puskesmas nanti bisa memiliki
pola pengelolaan keuangan BLUD. Karena memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat adalah tanggung jawab kita semua,” tandasnya.
Sementara Bupati Tala, H Sukamta, mengatakan, dengan
pengelolaan keuangan BLUD diharapkan ke-4 puskesmas lebih leluasa dalam
bergerak serta merespon persoalan di masyarakat dengan lebih mudah, karena
sistem kelolanya lebih fleksibel dan mudah.
“Mungkin diawal berat. Itu hal biasa yang terjadi
ketika kita memulai sebuah inovasi yang baru. Jika masyarakat banyak
berkomentar negative, mungkin mereka hanya belum tahu apa yang sebenarnya kita
kerjakan,” imbuhnya. (zkl/foto: ist)
