KANDANGAN, banuapost.co.id–
Pelarian begal sapi yang diburu sejak Sabtu (7/9) petang dari Trans Tanjung
Dewa, Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Tanah Laut, berakhir.
Khairulah, buronan itu, terpaksa disukabumikan karena
menembaki petugas yang ingin meringkusnya di Desa Telaga Sili Sili, Kecamatan
Angkinang, Kandangan, HSS, Rabu (11/9) pagi kisaran pukul 06:00 Wita.
Informasi yang diperoleh banuapost.co.id menyebutkan, keberadaan pelaku diketahui sekitar
pukul 03:00 Wita bersembunyi di sebuah pondok di tengah hutan.
Dengan batuan warga sebagai penunjuk jalan, penyergapan
mulai dilakukan tim gabungan Resmob Polda Kalteng dan Polda Kalsel dengan Unit
K-9 Ditsabharanya.
Namun belum cukup dekat dengan pondok di tengah hutan
itu, petugas disambut dengan rentetan tembakan. Balasan pun dilakukan.
Kisaran beberapa menit baku tembak, keadaan kembali hening.
Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam pondok, ternyata buronan dalam kasus
pencurian sapi di wilayah Kalteng itu dalam kondisi tertembak.
Namun belum sempat dilarikan ke rumah sakit, begal sapi
yang diburu selama lima hari itu, sudah keburu tewas. Iformasi terakhir yang
diperoleh, jenazah dibawa ke RSUD Ulin. (yb/foto:
ist)
