BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Pedoman kerja BKPM RI dan Polri tentang jaminan keamanan dan penegakan hukum
bagi dunia usaha, disosialisasikan.
Sosialisasi untuk mendukung kegiatan investasi ini, berlangsung
di Mahligai Pancasila, Rabu (4/9). Kegiatan dibuka Staf Ahli Bidang
Pemeintahan, Hukum dan Politik Pemprov Kalsel, Gusti Syahyar, mewakili
gubernur.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan, Kalsel memiliki
berbagai macam potensi yang dapat menarik investor untuk berinvestasi. Baik di
bidang pertambangan, perkebunan, perikanan dan kelautan. Sehingga perlu diikuti
dengan jaminan keamanan.
Untuk meningkatkan keamanan yang terjamin, harus memahami
aspek-aspeknya. Baik yang berada dalam bidang regulasi maupun instansi yang
berwenang.
“Sehingga investor mendapat kepastian hukum agar
investasi yang ditanam tidak sia-sia,” jelas gubernur.
Menurut gubernur, ada beragam pendorong investasi. Di
antara berupa jalan dan bandara yang harus disiapkan pemerintah, selain masalah
keamanan.
MIsalnya Kalsel, bisa dikatakan sebagai wilayah teraman
dan terkondusif di Indonesia. Sehingga membuat investor tidak perlu khawatir
untuk berivestasi.
Kegiatan diikuti sebanyak 180 peserta, berasal dari
perusahaan, Polri dan instansi terkait se-Kalsel. (bdm/foto: ist)
.
