PELAIHARI,
banuapost.co.id– Perburuan begal sapi yang
menembak anggota Intel Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, masih terus
dilakukan tim gabungan Resmob Polda Kaslel dan Polda Kalteng.
Bahkan
hingga hari ke-3 ini, Senin (9/9), perburuan dilakukan langsung Kapolres Tala, AKBP
Sentot Adi Dharmawan. Sehari sebelumnya, Minggu (8/9), Wakapolres Tala, Kompol
Fauzan Arianto, yang ikut dalam pencarian.
Selain
kapolres, terlihat juga Kabag Ops AKP Novy Adi Wibowo, Kasat Intel AKP Syofiah,
Kasatreskrim AKP Alvin Agung Wibawa, Kasatres Narkoba AKP Yuda Kumoro
Pardede, Kapolsek Tambang Ulang, Kapolsek Pelaihari, Kapolsek Takisung
serta beberapa perwira lainnya.
Tim gabungan juga dibantu
unit K-9 Direktorat Sabhara Polda Kalsel yang turun membawa dua anjing pelacak.
Penyisiran tak hanya dengan motor trail, tapi juga mengganakan mobil offroad.
Meski
demikian, hingga pukul 16:00 Wita, pencarian masih belum membuahkan hasil. Berdasarkan
informasi warga Trans-Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku, aktivitas anggota selepas
waktu tesebut sudah tidak terlihat lagi.
“Sepi
mas, sudah tidak ada aktivitas anggota seperti dua hari lalu,” kata Kasir,
salah seorang warga saat dikonfirmasi kondisi Trans Tanjung Dewa, Desa Batu
Tungku, Senin (9/9) malam.
“Bahkan
sejak sekitar pukul 16.00 Wita, anggota berangsur-angsur meninggalkan lokasi
tempat mereka biasa berkumpul,” tambahnya.
Akibat
adanya pelaku penembak polisi yang belum tertangkap, menurut Kasir, warga
setempat tidak berani beraktivitas sendiri ke kebun, terutama para ibu-ibu.
Mereka berharap tersangka dapat segera diamankan.
Bergeser
Sementara
Kapolres Tanah Laut, AKBP Sentot Adi Dharmawan, membenarkan tim gabungan Polda Kalsel dan
Polda Kalteng serta Polres Tala dan Polres Pulang Pisau sudah bergeser dari
kawasan Trans Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku.
“Benar,
anggota sudah ditarik dari lokasi karena diperkirakan tersangka sudah tidak
berada di sekitar kawasan itu,” kata Kapolres melalui pesan singkat.
Seperti
diberitakan, Khairullah menjadi buruan Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng,
setelah melakukan pencurian sapi dengan modus memberi racun sebelum dipotong.
Tersangka
terendus berada di wilayah hukum Polres Tala, sehingga dilakukan pengejaran
dengan melibatkan Resmob Polda Kalsel, Resmob Polda Kalteng, Satreskrim Polres
Tala serta Polres Pulang Pisau.
Pada
pengejaran sempat terjadi insiden baku tembak dengan anggota yang berupaya
menyergapnya. Dalam baku tembak itu Brigadir Edi Revi Susanto terkena peluru
tersangka. Sementara petugas menangani rekannya yang terluka, tersangka melarikan
diri ke perkebunan karet.
Petugas
hanya menemukan mobil yang dibawa tersangka di pinggir jalan bersama tiga orang
di dalamnya. Mereka, Irwansyah dan dua anak kecil, Gazali Akbar serta Novianti.
Nama terakhir mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan. (zkl/foto: zul yunus)
