BANJARBARU, banuapost.co.id–
Memasuki hari tanpa hujan 1 hingga 10 September mendatang, kawasan Kertak
Hanyar dan Liang Anggang jadi konsentrasi jajaran BNBP Kalsel, karena rawan
karhutla.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Wahyuddin, saat
brefing, Senin (2/9) pagi, sekarang ini ada beberapa titik api yang masih menyala,
terutama kawasan Kertak Hanyar dan Liang Anggang.
“Meski demikian, Alhamdulillah
hingga saat ini masih belum terjadi bencana. Kita masih pada posisi siaga
bencana, karena penerbangan dan sekolah sampai saat ini tidak terganggu kabut
asap,” jelasnya.
Sementara menurut Kabid Pencegahaan dan Kesiapsiagaan, Sahruddin,
untuk antisipasi masalah karhutla di Kalsel, 4 heli water bombing disiapkan.
“Dari 4 heli, kita arahkan 2 buah di Banjarbaru dan
2 buah kita standbykan ke Hulu Sungai
dan Tanah Laut. ” ujar Sahrudin yang didampingi Kasubid Kesiagaan, Muhari
Sedang dari laporan BMKG, titik api terjadi di 11 daerah,
2 kabupaten yang sangat potensial, Kotabaru dan Tanah Laut dengan tingkat
kepercayaan di atas 70 persen.
Sementara dari laporan BPBD Kalsel, jumlah kejadian kebakaran
lahan 809 dan luas 2.056 ha. Sedang jumlah luas hutan terbakar 75 ha dari jumlah
kejadian 7. (emy/foto: ist)
