BANJARBARU, banuapost.co.id–
Salat Istisqa untuk meminta kepada Allah SWT hujan, digelar Pemerintah Kota
Banjarbaru dan warganya di Lapangan Murjani, Rabu (18/9) pagi.
Selain Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, Wakil Walikota
Darmawan Jaya Setiawan, tampak juga Kapolres AKBP Kelana Jaya, Kepala SKPD, ASN
dan okoh masyarakat Kota Banjarbaru
Salat Istisqa dipimpin Ketua Pondok Pesantren Al Falah,
KH Samsuni. Sedang pembacaan doa, dipimpin Ketua Majelis Ulama Kota Banjarbaru,
Nahpiah Muhja.
Undangan terbuka kepada seluruh kaum muslimin, merupakan
salah satu cara Pemkot Banjarbaru untuk mengajak masyarakatnya dalam meminta Allah
SWT menurunkan rahmatnya, yakni hujan.
Pada sambutannya, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani
mengatakan, Salat Istisqa merupakan upaya terbesar meminta kepada Allah SWT agar
menurunkan rahmatnya.
“Karena itu, Pemko Banjarbaru dalam kegiatan salat ini
mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berdoa kepada Allah SWT memohon
ampun dan menurunkan Hujan,” katanya.
Menurut walikota, meski segala usaha telah dilaksanakan
TNI, Polri dan instansi terkait dalam penangangan karhutla, termasuk
sosialisasi kepada masyarakat, tetapi di penghujung Agustus titik api semakin
banyak.
“Sehingga pertengahan September, mulai terasa
gangguan akibt kabut asap. Sehingga Pemerintah Kota Banjarbaru menetapkan
darurat karhutla,” jelas Nadjmi.
Karena kondisinya itulah, sambung walikota, upaya bersama
meminta kepada Allah SWT, merupakan langkah terbaik yang harus dilakukan dalam
menyelesaikan karhutla ini. (riz/foto:
riza)
