JAKARTA, banuapost.co.id–
Generasi muda harus memiliki mental seorang wirausaha dengan fondasi
nasionalisme kuat. Karena dalam menghadapi ekonomi global dengan revolusi industri
4.0, kitalah yang harus menjadi pemain utamanya.
“Bukan karena ada investasi asing, kepemilikan kita
menjadi sedikit. Justru tekan mereka untuk di bawah koordinasi kita. Ini
menjadi bagian dari startegi menjaga kedaualatan negara,” kata Mardani H
Maming, setelah menjalani debat final Munas HIPMI di Jakarta,
Senin (9/9).
Rangkaian Munas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)
ke XVI periode 2019-2022, telah pada Debat Final tiga kandidat ketua umumnya.
Debat final ini, digagas sebuah stasiun televisi swasta, Minggu (8/9) malam.
Karena itu, lanjut kandidat Ketua Umum HIPMI nomor urut 4
ini, HIPMI harus bisa menciptakan pengusaha by design dan memiliki karakter kuat.
Terlebih lagi, HIPMI juga telah melahirkan banyak
pemimpin di berbagai bidang, bukan hanya di dunia usaha. Tapi juga pemimpin di
level daerah, hingga nasional.
“Baik eksekutif maupun legislatif, saat ini banyak diisi kader-kader
HIPMI,” pungkasnya.
Mental generasi muda Indonesia, terutama di HIPMI, sambung
CO PT Batulicin dan PT Maming ini, memang harus tertanam sifat patriot, nasionalisme dan memiliki
gagasan besar untuk memberikan perubahan yang lebih baik ke depan secara nasional.
“Di semua lini pemimpin sekarang, kader HIPMI dulunya.
Ini yang harus kita jaga,” imbuh pemilik 54 perusahaan yang bergerak di
berbagai bidang usaha itu.
Namun demikian, tekan Mardani, yang lebih penting bagaimana
mempersiapkan HIPMI ke depan untuk terus berkontribusi menciptakan pertumbuhan
ekonomi yang berkeadilan, sesuai pasal 33 UUD ‘45.
“Kader HIPMI harus mimiliki mindset menjadi tuan
rumah di negerinya sendiri dalam upaya mengejar ketertinggalan dari
negara-negara lain di dunia,” tegas Mardani.
Menurut Bupati Tanah Bumbu ke-2 dua priode itu, mempersiapkan
generasi muda saat ini, merupakan asset paling berharga yang dimiliki suatu
bangsa. Jadi memang harus di siapkan sejak dini agar bisa berperan untuk Indonesia.
Oleh sebab itu, program HIPMI go to school, go to campus akan dilanjutkan dan diperbaiki
secara teknis agar dapat berjalan lebih baik lagi.
“Tentunya ini, agar bisa membawa dampak terhadap generasi
muda Indonesia yang berkarakter kewirausahaan. Karena kita harus bisa menjadi tuan
di negara kita sendiri,” ujar Mardani yang juga Wakil Bendahara Umum BPP
HIPMI ini. (yb/b2n/foto: beben)
