PELAIHARI, banuapost.co.id–
Setelah aksi pembalakannya terbongkar, begal kayu di wilayah Kabupaten Tanah
Laut mencoba bermain rapi. Hasil jarahan disembunyikan di sekitar kawasan hutan
di Desa Riam Adungan.
Diketahuinya tumpukan kayu log di sekitar kawasan hutan di Desa
Riam Adungan itu, setelah tim Dinas Kehutanan Kalsel dan Kesatuan Pengelolaan
Hutan (KPH) Tala, melakukan patroli di sekitar kawasan hutan produksi (HP) dan
hutan produksi terbatas (HPT) di Desa Riam Adungan.
Pada Jumat (11/10) malam, tim dinas kehutanan yang menurunkan
dua anggota Polhut, menemukan tumpukan kayu di berbagai tempat di ruas jalan
eks PT Hutan Kintap.
Kayu-kayu bulat itu, dibiarkan tergeletak di kiri dan kanan
jalan. Ada juga yang disembunyikan di jalan-jalan tikus, tempat pelaku
pembalakan menyeret kayunya keluar dari kawasan hutan.
Petugas juga menemukan beberapa pondok-pondok yang sengaja
dibuat pelaku pembalak untuk istirahat. Petugas juga menemukan win
atau tali sling dengan penggerak mesin motor yang dimodifiksi serta peralatan
dapur.
Kayu-kayu berukuran 4 meter dengan diameter
antara 30 sampai 60 sentimeter, sengaja ditumpuk di sekitar ruas jalan setelah
ditebang dari kawasan hutan. Tujuanya agar proses evakuasi berikutnya ke bansaw
atau tempat penumpukan, jadi mudah.
Pelaksana Tugas KPH Tala, Agus Suparno, mengaku sengaja
mendatangi lokasi untuk memastikan apakah kayu yang diamankan polisi di kawasan
Desa Pasir Putih dan sebuah bansaw di Desa Kintap, berasal dari kawasan hutan
di Desa Riam Adungan.
“Saat tim tiba di lokasi, menemukan banyak tumpukan kayu log
jenis rimba campuran di eks Jalan PT Hutan Kintap dan beberapa lokasi di
jalan-jalan yang dibuat para pelaku pembalakan,” ujar Agus saat dikonfirmasi menyangkut
hasil patrol KPH Tala dengan Polhut Dishut Provinsi.
Menurut Agus, biasanya para pembalak menyembunyikan hasil
tebangannya di jalan-jalan kecil. Kayu log baru dipindah setelah truk angkutan
datang. Kayu bisa ditarik dengan tenaga kerbau, bisa juga dengan menggunakan
mesin penarik berupa tali sling yang digerakkan dengan mesin motor.
Kawasan hutan di Desa Riam Adungan ada yang masuk dalam kawasan
Taman Hutan Raya atau Tahura yang luasnya mencapai 130 ribu hektare dan ada
kawasan HP dengan luas 12 ribu hektar serta kawasan HPT dengan tujuh
ribu hektar.
Desa Riam Adungan berjarak sekitar 45 kilometer dari ibukota
Kecamatan Kintap atau sekitar 110 kilometer dari kota Pelaihari ibukota
Kabupaten Tanah Laut. (zkl/foto: zul yunus)
