BANJARMASIN, banuapost.co.id– Prof Denny Indrayana kian memantabkan langkah sebagai calon Gubernur Kalsel di Pilkada 2020. Mantan Wakil Menteri Hukum dan Ham RI di era Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) ini, mengambil formulir pendaftaran ke DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Kalsel.
Pengambilan formulir pendaftaran untuk diusung menjadi
calon gubernur di DPW PKS Kalsel, Sabtu (19/10), dilakukan Denny Indrayana
diwakili tim relawannya.
Menurut Koordinator Relawan Denny Indrayana, Sugeng
Aribowo, rekannya satu profesi sebagai pengacara itu berhalang mengambil langsung formulir. Karena
harus bertolak ke Australia menghadiri wisuda anaknya.
“Namun nanti saat pengembalian formulir, Prof Denny berencana menyerahkannya sendiri.
Pengembalian formulir rencananya pekan depan,” jelas pengacara yang mantan
prajurit Bhayangkara itu.
Saat pengambilan formulir tersebut, Tim Relawan Denny
Indrayana diterima Wakil Sekretaris Umum DPW PKS Kalsel, Maslani.
Menurut Maslani, Denny Indrayana merupakan calon gubernur
pertama yang mengambil formulir di hari pertama pendaftaran yang dibuka partai.
Bagi pelamar calon gubernur maupun calon wakil gubernur,
menurut Maslani, harus melengkapi sejumlah persyaratan saat pendaftaran atau
pengembalian berkas. Salah satunya, naskah visi dan misi.
“Karena, kami mencari calon yang sesuai dengan langkah
serta visi dan misi partai,” kata Maslani.
Untuk penutupan pendaftaran, Maslani mengatakan partainya
belum menentukan. Namun setelah pendaftaran ditutup, berkas pelamar akan
diproses tim pemenangan wilayah. Kemudian setelah itu diserahkan ke DPP PKS
yang akan menentukan calon yang diusung.
Saat ini PKS memiliki lima kursi di DPRD Kalsel. Sehingga
untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Kalsel 2020, PKS harus berkoalisi
dengan parpol lainnya. (emy/foto: deden)
