SUNGAI BALI, banuapost.co.id– Di tengah puing berwarna hitam di Desa Sungai Bali, Pulau Sebuku, mata Gubernur Kaslel H Sahbirin Noor berkaca. Duka juga dirasakan orang nomor satu di Pemprov Kalsel itu.
Paman Birin, sapaan akrabnya, mengunjungi langsung
musibah yang menimpa warga salah satu pulau di kawasan Kabupaten Kotabaru itu.
Gubernur dalam peninjauan ini di dampingi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid
Fanani.
Untuk cepat sampai ke lokasi amuk api yang terjadi Sabtu (23/11) malam itu, kedua petinggi di Provinsi Kalsel tersebut, menggunakan helikopter, Banjarmasin – Pulau Sebuku, Minggu (24/11).
Di lokasi yang masih berserakan puing, gubernur, kapolda
dan Bupati Kotabaru, Said Ja’far, Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor, Kapolres
Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, dan Danlanal Letkol Guru Dwi Yudhaanto, menapaki sela puing untuk melihat luasan akan ganasnya
amuk si jago merah.
Tanpa membuang waktu lama untuk melepaskan lelah selama
perjalanan, gubernur dan rombongan berjalan kaki mengelilingi lokasi untuk
melihat sisa-sisa rumah warga yang terbakar. Termasuk Mapolsek Pulau Sebuku yang
hanya tersisa papan namanya.
Usai berkeliling melihat langsung luasan dan sisa
onggokan puing, Paman Birin juga menyempatkan diri meninjau dapur umum.
Di dapur lapangan yang didirikan Dinsos Kalsel ini, gubernur
ikut membantu petugas membungkus nasi, untuk dibagikan kepada warga yang kena
musibah.
Bantuan dari pelaku usaha, memang terus mengalir untuk para
korban. Perusahaan Jhonlin Group dengan armada helikopternya, hilir mudik mensuplai bantuan.
Begitupun dengan PT BKW, menurunkan 2 truk tangki untuk
mensuplai air bersih. Sementara PT SILO, menurunkan alat beratnya. Sedang
Sakari Group, dengan bahan makanan.
Di sela-sela ikut membungkus nasi untuk para korban, Gubernur
Kalsel H Sahbirin Noor mengimbau semua pihak bergerak membantu musibah Pulau
Sebuku.
“Mari sama-sama kita ulurkan tangan untuk warga di pulau kecil di ujung Kalsel ini,” tandasnya. (yb/her/foto: heri)
