BANJARBARU,banuapost.co.id– Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, menyerahkan 3.025 sertifikat tanah kepada warga di sejumlah kabupaten/kota di Kalsel. Penyerahan sertifikat gratis tanah ini, digelar di Kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Jumat (13/12).
Menurut Sofyan Djalil, diserahkanya sertifikat gratis
tanah sebanyak 3.025 Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada
masyarakat, merupakan program pemerintahan Jokowi.
“Ke depannya, Insya Allah kita akan sertifikatkan tanah
tanah bapak dan ibu semuanya. Pak Jokowi memerintahkan kami paling lambat 2025,
lima tahun lagi,” tuturnya.
Deadline yang diberikan presiden, sambung Sofyan, menjadi
tantangan tersendiri, baik baginya maupun pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Ini tantangan bagi kita, Karena target kita seluruh
tanah di Indonesia terdafar paling lambat 2025,” tandasnya.
Sehingga untuk masyarakat, khususnya di Kalsel, yang
belum mendapatkan sertifikat tanahnya pada kesempatan kali ini tidak perlu
khawatir.
Selain itu, Sofyan berpesan agar nantinya masyarakat yang
telah memiliki sertifikat tanah, untuk menjaga tanahnya dengan baik.
“Kalau punya tanah, tolong digarap, dijaga. Karena kalau
nanti tanahnya tidak digarap, lama kelamaan akan diambil orang dan timbul
sengketa meski ada sertifikat. Jadi harus tetap di garap,” imbau Sofyan.
Sebab, sambung Sofyan, sertifikat tanah memiliki nilai
ekonomi yang jelas, dan memberikan kepastian hukum. Sehingga wajib dijaga.
“Setelah ada sertifikat, punya nilai ekonomi. Kalau mau
dipakai minjam modal di bank, bisa pakai sertifikat ini, Bunga murah dan tidak
ada sengketa tanah,” imbuhnya.
Seperti diketahui, untuk tahun ini BPN telah mengeluarkan
hampir 100.000 sertifikat, dan direcanakan akan bertambah untuk tahun depan. (riz/foto: rizal)
