BANJARMASIN, banuapost.co.id– Share minta dukungan di dunia maya yang dilakukan Pemko Banjarmasin untuk salah satu finalis Indonesian Idol, Agseisa Galuh Putri, dinilai sebagai kurang pekerjaan.
Tak tanggung-tanggung penilaian sinis ini datang dari Petinggi Dewan Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, soal ‘anehnya’ pamflet dukungan membawa-bawa logo dan moto Pemkot Banjarmasin dalam beberapa hari terakhir ini.
“Pemko kok terlalu mengurusi hal-hal kerikil. Masih
banyak pekerjaan rumah yang besar harus diselesaikan. Apalagi menjelang akhir
periode pemerintahan,” tegas Presden Mahasiswa UIN Antasari, M Rizal, Jumat
(6/12) malam.
Begitupun dengan soal asli orang Banua, lanjut Rizal, itu
perkara lain. Karena sejauh ini, belum terlihat
peserta lain di kontestasi yang sama didukung secara resmi pemerintahnya.
“Kalaupun ada, itu individu. Bukan kelembagaan seperti
Pemko Banjarmasin ini,” imbuh Rizal.
Terlebih lagi, sambung Rizal, finalis Indonesian Idol itu datang atas nama
pribadi. Ikut dan dibina juga atas nama pribadi. Acara yang diadakan pun, juga
oleh swasta.
“Jadi agak aneh. Kok jadi pemerintah ikut-ikutan,”
tukasnya.
Seharusnya, tambah Rizal, cukup pihak-pihak swasta saja
yang menggalang dukungan. Tidak perlu pemko ikut nimbrung memblow up dukungan
juga.
Sebab nanti kesannya seperti ada panjat daun. Seolah-olah
pemko yang berperan menaikdaunkan. Padahal sebelum, Agsesia itu ikutan audiensi
belum tentu ada sumbangsih pemko, mulai dari dana keberangkatan audiensi sampai
operasional lainnya.
“Barulah setelah dia lolos spekta 15, muncul pamflet
galang dukungan. Ini kan satu kesan lain, selain kurang ada kerjaan,” tandas
Rizal.
Seharusnya, kata Rizal seperti mengingatkan, cukup bentuk ucapan selamat sudah lebih dari cukup
sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat dan telanta muda banua.
“Tidak perlu galang dukungan segala. Karena Agseisa tampil
di Indonesian Idol bukan mewakili
daerah. Apalagi mewakili pemerintahan,” ucap Rizal.
Karena itu, menurut Rizal, cukup serahkan kepada publik
dan masyarkat. Masyarakat juga punya caranya tersendiri untuk mendukung
talenta-talenta terbaik daerahnya. (yb/foto:
ist)
