JAKARTA, banuapost.co.id– Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, masuk dalam 10 nominator penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, setelah menyisihkan 30 calon kepala daerah lainnya dari 18 provinsi.
Anugerah kebudayaan ini dalam rangkaian Hari Pers
Nasional (HPN) 2020 yang digelar di Kota Banjarmasin, Februari mendatang.
Masuknya dua kepala daerah di Provinsi Kalsel ini sebagai
nominator, setelah dewan juri melakukan perdebatan di Kantor PWI Pusat, Jumat
(27/12).
Dewan juri yang berjumlah 5 orang, empat di antaranya
bebasis wartawan. Mereka, Ninok Leksono (Kompas/RektorUniversitas Multimedia
Nusantara), Agus Dermawan T (pengamat/penulis seni, budaya, pariwisata), Atal S
Depari (wartawan/Ketua Umum PWI Pusat), dan Yusuf Susilo Hartono (Pengurus PWI
Pusat/Pemred Majalah Galeri).
Sedang satu orang lainnya berbasis akademisi (penari,
bintang film, Dosen Institut Kesenian Jakarta, Direktur IDF), yang disepakati sebagai
Ketua Dewan Juri.
Mengutip surat terbuka Panitia Pelaksana Anugerah
Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, yang diterima redaksi banuapost.co.id, Sabtu (28/12), sebelum
mengerucut pada 10 nominator, panitia menerima proposal 21 bupati dan 9 walikota
dari 18 provinsi.
Ke-10 nominator itu, Walikota Tangsel, Banten, Airin Rachmi
Diany, Walikota Banjarmasin, Kalsel, IbnuSina, . Walikota Ambon, Maluku, Richard Louhenapessy,
. Bupati Tubaba, Lampung, Umar Achmad, Bupati
Halmahera Barat, Danny Missy, Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Soekirman.
Kemudian Bupati Luwu Utara, Sulsel, Hj Indah Putri Indriani,
Bupati Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Hj Badingah, Walikota Baubau, Sulawesi
Tenggara, AS Tamsir, dan BupatiTabalong, Kalsel, Anang Syakhfiani. (yb/foto: ist)
