BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pemilik salah satu program yang banyak digandrungi pemirsa layar kaca, Mata Najwa, memuji perubahan besar perpustakan milik Provinsi Kalsel dalam dua tahun terakhir.
“Beda jauh dengan 2017. Sekarang perkembangannya
Alhamdulillah,” ujar Najwa Shihab, menjawab pertanyaan awak media usai jadi
narasumber talkshow Literasi Digital yang digagas Dinas Perputakaan dan
Kearsipan Provinsi Kalsel, Kamis (5/12).
Nana, sapaan akrab presenter kondang yang memulai kiprah
di salah satu televisi berita itu, mengaku sudah pernah berkunjung ke
perpustaan milik Provinsi Kalsel tersebut, 2017.
Menurut Duta Baca Indonesia itu, dari berkesempatan kerkeliling
ke berbagai daerah, perubahan perpustakaan Kalsel beda sangat jauh.
“Praktek seperti ini, baik di suatu daerah atau suatu
provinsi, penting untuk bisa disebarluaskan. Sehingga bisa dimultifikasi
bagaimana contoh sinergi yang erat antara pemerintah provinsi dengan pegiat
generasi, seniman dan sastrawan,” jelasnya.
Menyinggung soal literasi, menurut Nana, ada banyak komponen.
Bukan hanya tentang literasi digital, tetapi literasi secara umum. Karena kerap
kali orang mensalahartikan literasi hanya sebatas kemampuan baca tulis.
“Literasi itu kemampuan manusia untuk mengelola informasi,
sehingga bisa berkualitas hidupnya. Jadi ada begitu banyak aspek dalam literasi,”
ujar Nana.
Karena itu, lanjut Nana, menjadi sangat penting
kolaborasi yang apik antar berbagai pihak untuk bisa mewujudkan tantangan itu. (oie/foto: olive)
