JAKARTA, banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo mengapresiasi cara-cara demokrasi yang telah ditunjukkan Partai Golkar dalam Munas X, karena telah menunjukkan persaudaraan dan kerukunan.
“Saya senang sekali. Musyawarah Nasional Partai Golkar yang kesepuluh ini kelihatan sekali menunjukkan sebuah persaudaraan yang baik, sebuah kerukunan yang baik,” ujar Kepala Negara ketika memberikan sambutan sebelum secara resmi membuka Munas X Partai Golkar yang dihelat di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Selasa (3/12) malam.
Persaudaraan dan kerukunan itu, lanjut presiden, sangat
penting untuk ditunjukkan kepada rakyat. Karena apabila Partai Golkar tidak
kondusif, maka perpolitikan nasional juga menjadi tidak kondusif. Sebaliknya,
jika Partai Golkar kondusif, maka perpolitikan di Tanah Air juga ikut kondusif.
“Sebetulnya juga enggak apa-apa dalam kita
berdemokrasi. Tapi kalau ada jalan persaudaraan, ada jalan kerukunan, kenapa
kita tempuh yang panas-panas? Yang saya takutkan, saya ini hanya melihat dari
jauh. Kalau Golkar ini pecah, jadi partai baru lagi, itu kekhawatiran
saya,” paparnya.
Jika stabilitas politik di Indonesia goyang sedikit saja,
sambung presiden, maka akan sangat berbahaya., Karena hal tersebut menyangkut
kepercayaan kepada Indonesia sendiri. Jika stabilitas politik Indonesia tidak
baik, maka tidak akan ada yang mau berinvestasi ke Indonesia.
“Investasi itu akhirnya ke mana sih? Banyak
berbicara iklim investasi, investasi, menarik investor, akhirnya ke mana?
Membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya pada anak-anak muda kita, pada
masyarakat kita. Larinya ke sana semuanya,” jelasnya.
Karena itu, presiden mengajak untuk bersama-sama menjaga
Partai Golkar sebagai sebuah aset besar bagi Indonesia.
“Sekali lagi, Golkar adalah partai besar yang
menjadi aset besar bagi negara kita Indonesia. Mari kita jaga
bersama-sama,” tandasnya. (yb/din/foto:
muchlis jr)
