KOTABARU, banuapost.co.id– Kelanjutan Pembangunan Rumah Sakit di Kotabaru kembali dipertanyakan LSM Anak Kaki Gunung Sebatung (AKGUS).
Selain berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kotabaru, dan melaporkan kasusnya ke Kejaksaan Negeri dan
Polres setempat, Senin (13/1)
Ketua LSM AGKUS, Hardiyandi, menyampaikan orasinya
terkait kelanjutan pembangunan RSU di Stagen, Kotabaru, yang sampai sekarang
belum ada tindaklanjut oleh pemerintah daerah setempat.
Di bawah pengamanan Wakapolres Kotabaru, Kompol Doli M
Tanjung, unjukrasa ini berjalan aman, tertib dan terkendali.
Usai menyampaikan orasi di kantor wakil rakyat,
Hardiyandi yang ditemui Wakil Ketua DPRD Kotabaru, M Arif, di dampingi beberapa
anggota dewan lainnya, langsung menyamaikan laporan ke Polres dan Kejaksaan Negeri
Kotabaru.
Laporan ke institusi hukum ini, terkait dugaan kebohongan
publik yang dilakukan Effendi Tios, salah satu petinggi PT Silo Group.
Selain laporan dugaan kebohongan publik itu, juga
dilaporkan dugaan gratifikasi oleh oknum pejabat Pemkab Kotabaru dan DPRD setempat
terkait kunjungan ke RRC. (her/foto: ist)