PELAIHARI, banuapost.co.id– Dua rumah rusak akibat angin kencang menerjang Kabupaten Tanah Laut, Minggu (12/1) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski demikian, satu keluarga terpaksa diungsikan ke rumah kerabat karena kondisi rumahnya rusak parah.
Puting
beliung terjadi di dua tempat terpisah. Pertama di Desa Telaga Langsat,
Kecamatan Takisung, sekitar pukul 02:00 Wita. Di desa ini, sebuah rumah
mengalami rusak parah.
Rumah
yang di tempati seorang diri Hj Fatimah, warga RT 1, rusak parah hingga meninggalkan
lantainya saja. Rumah beratap dan dinding daun itu, tidak dapat lagi di tempati.
Sehingga Hj Fatimah untuk semenrara mengungsi ke rumah kerabat.
Kejadian
kedua terjadi subuh pukul 04:00 Wita. Musibah ini menimpa rumah Joko, warga RT
8 Dusun 3 Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari. Rumah Joko rusak bagian terasnya
akibat direbahi pohon yang tumbang. Lima jiwa yang tinggal di dalam rumah dalam
kondisi selamat.
Petugas
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tala sudah melakukan pembersihan pohon yang tumbang,
dan melakukan perbaikan bagian teras yang rusak.
Kepala
Pelaksana BPBP Tala, M Kusri, saat dikonfirmasi, membenarkan terjadinya dua
musibah angin putting beliung itu. Namun tidak ada korban jiwa.
“Semua
korban sudah mendapat bantuan dari pemerintah,” ujar M Kusri.
Sehubungan
dengan musibah ini, BPBD Tala mengimbau masyarakat dalam menghadapi musim hujan dan
angin kencang, agar sadar bencana. Antara lain dengan melakukan tindakan yang
tidak menimbulkan dampak saat hujan tiba.
“Pertama,
jangan buang sampah di sungai, selokan atau saluran air lainnya. Kedua
melakukan pemangkasan pohon-pohon di sekitar lingkungan,” jelas M Kusri. (zkl/foto: ist)