PARINGIN, banuapost.co.id– Cuaca ekstrem yang masih melanda beberapa wilayah di Indonesia, membuat Pemkab Balangan menetapkan status siaga bencana di daerah setempat.
Status siaga bencana ini ditetapkan dalam rakor Pemkab
Balangan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, yang
dibuka langsung Bupati H Ansharuddin, Selasa (14/1).
Dalam rakor yang diikuti 150 orang dari instansi terkait,
Ansharuddin mengingatkan tim gabungan BPBD Balangan agar siap siaga dalam
melakukan gerakan penanggulangan bencana alam, termasuk diluar Balangan.
“Ini mengingat potensi banjir akibat hujan deras, tanah
longsor, puting beliung, luapan air sungai bisa terjadi di Kabupaten Balangan,”
ujar bupati.
Selain itu, bupati juga memgingatkan persiapan posko guna
pelaksanaan Haul Guru Sekumpul dengan penyusunan jadwal yang juga melibatkan beberapa
instasi, seperti polres dan koramil.
Sementara Kepala BPBD Balangan, Alive, tak menampik potensi bencana alam akibat
curah hujan yang tinggi dan longsor sewaktu saat bisa terjadi.
Wilayah yang rentan, menurut Alive, yakni Juai. Lampihong
dan Halong, terutama bencana banjir dan longsor.
“Karena kondisi demikian, dalam mengatasi masalah-masalah
bencana alam yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Balangan perlu selalu kesiagaan,”
tandas Alive. (sri/foto: ist)