BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kalsel, bakal diramaikan pasangan calon perseorangan. Data KPU Kalsel, ada 15 pasangan yang sudah mengambil user name Sistem Pencalonan (Silon) dari 16-20 Januari tadi, baik untuk kabupaten atau kota.
Untuk Pilwali Banjarmasin, ada dua pasangan. Pertama,
Khairul Saleh yang kini masih menjabat
Kepala Disdukcapil Kota Banjarmasin, berpasangan dengan Muhammad Ali Alhabsyi.
Kemudian pasangan kedua, Anang Misran dengan Hasbullah.
Jika di Banjarmasin dua pasangan, sementara Pilwali
Banjarbaru hanya satu pasangan. Yakni Edy Saifuddin dengan Astina. Satu
pasangan perseorangan juga bakal ada di Kabupaten Kotabaru dan Balangan.
Di Kotabaru, ada nama Burhanudin yang kini Wakil Bupati
Kotabaru. Sedang di Balangan, mantan Ketua KPU setempat, Muhammad Reza Jihadi
yang berpasangan dengan M Arsyad.
Persaingan calon bupati juga akan menarik di Tanah Bumbu.
Dua pasangan bakal calon siap juga maju melalui jalur perseorangan. Dia adalah
Mila Karmila berpasangan dengan Zainal Arifin dan pasangan Mahyuddin-Endro
Susetyo Adi.
Bakal calon perseorangan di Kabupaten Banjar pun
diprediksi berwarna. Tiga pasangan bakal calon sudah menyerahkan user name
silon mereka. Yakni, Mada Taruna-Ferriansyah, Andin Sofyannoor-Muhammad Syarif
Busthomi dan M Yunani-Muhammad Suryani Shiddiq.
Sementara di HST lebih mengejutkan. Jumlah bakal calon
perseorangan mencapai empat pasangan. Mereka, Faqih-Yazid, Aulia-Manysah,
Muslih-Andi dan Tamzil yang berpasangan dengan Ilham.
Menurut Komisioner KPU Kalsel Divisi Teknis, Hatmiati, penyerahan dokumen syarat dukungan calon
perseorangan dilakukan pada 16-20 Februari mendatang.
Namun sebelum itu, atau satu bulan ke belakang, kandidat
harus menyerahkan surat mandat operator silon, termasuk mengambil user name
password di KPU. Waktu satu bulan,agar operator bisa menginput data dukungan
yang diserahkan masyarakat.
“Harus meminta user name ke KPU. Sampai batas waktu 16
Januari tadi, hanya 15 pasangan yang mengambil. Minus bakal calon gubernur yang
maju lewat jalur perseorangan,” kata Hatmi.
Khusus bakal calon perseorangan Pilgub Kalsel, Hatmi
mengungkapkan, sudah menyampaikan kepada tim Denny Indrayana. Namun hingga
batas waktu yang ditetapkan, tak ada datang untuk meminta user name Silon.
“Padahal sudah menghadap dan berkonsultasi. Tapi sampai
detik ini, tak menyerahkan mandatnya,” ucap Hatmi. (emy/foto: deny)
