BANJARMASIN, banuapost.co.id– DEMA Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, menggelar pengabdian di Desa Pulau Burung, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.
Mengusung tema: “Antasari Mengabdi 2020”, kegiatan kaum
inteletual ini akan berlangsung selama 8 hari, 12 hingga 20 Januari mendatang.
“Kegiatan ini dalam rangka menjalankan program kerja
organisasi dan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Ketua DEMA UIN Antasari
Banjarmasin, M Rizali, yang mendapingi Wakil Rektor III UIN Antasari, Nida
Mufidah, melepas resmi 25 peserta di Halaman Perpustakaan UIN setempat, Minggu
(12/1) pagi,
Menurut Rizal, kegiatan Antasari Mengabdi 2020 sudah
disiapkan sejak jauh hari. Karena ingin fokus pada hal substansi, bukan hanya
seremoni.
“Karena ingin pengabdian ini fokus pada objek
substansi, peserta diberangkatkan pun terbatas
hanya 25 mahasiswa. Tidak perlu banyak, yang penting komitmen dan semangat
membangun desa,” tegas Rizal.
Alasan dipilihnya Desa Pulau Burung sebagai objek
pengabdian, lanjut Rizal, selain belum pernah didatangi KKN UIN Antasari, juga
untuk membumikan almater biru (sebuatn lain untuk kampus UIN Antasari
Banjarmasin) di salah satu desa di kabupaten yang memiliki julukan Bumi
Bersujud itu.
“Terlebih lagi, desa tersebut saat ini sedang dalam
tahap pembangunan menuju tempat destinasi wisata program Pemprov Kalsel,” ucap
Rizal.
Karena itu UIN Antasari, tambah Rizal, ingin
berkontribusi dan terlibat dalam bagian tersebut dengan menawarkan program dan rekomendasikan untuk daerah.
Sementara menurut Ketua Panitia Antasari Mengabdi 2020,
Rasidi, kegiatan didukung berbagai pihak dan kalangan, termasuk instansi
pemerintahan.
“Alhamdulillah, selain pihak kampus sendiri, dukunga juga
datang dari DPRD Kalsel, Pemda Tanah Bumbu, OJK Kalimantan dan Rumah Zakat,” jelas
Rasisi.
Sedang Nida Mufidah, selaku Wakil Rektor III, berharap kegiatan
Antasari Mengabdi membawa manfaat besar dan membawa harum nama kampus UIN
Antasari.
“Karena itu seluruh peserta diingatkan, menjaga
sikap, memberikan kesan yang baik, ide, gagasan dan pemikiran, untuk
pembangunan di Desa Pulau Burung. Sehingga akan diingat dan dikenang masyarakat,”
ujar Nida.
Terpenting dari semua itu, sambung Nida, kampus UIN
Antasari Banjarmasin akan selalu ada dan harum di pikiran masyarakat. (*/yb/foto: ist)