BANJARMASIN, banuapost.co.id– Program Bus Rapid Transit (BRT) melayani rute Gambut Barakat – Bandara Internasional Syamsudin Noor, resmi beroperasi.
Alokasi dua unit bus BRT tersebut, sesuai simulasi yang sudah
dilakukan sebelumnya, guna memudahkan masyarakat menuju bandara yang menjadi
kebanggaan rakyat Kalsel itu. Sejauh ini, setidaknya sudah ada 11 unit diprogram
BRT tersebut.
Peluncuran ditandai dengan pemotongan pita dilakukan Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie yang mewakili gubernur, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, Senin (17/2).
Budi Setiyadi mengapresiasi komitmen Pemprov Kalsel
mendukung program transportasi massal BRT. Karena melalui upaya operasional
yang dilakukan, faktor muat penumpang program ini di Kalsel sudah mencapai
rata-rata 60 persen.
“Saya rasa pemerintah Kalsel punya kesadaran yang
tinggi. Cukup baik untuk membangun angkutan massal ini. Selanjutnya saya akan
upayakan untuk menambah unit bus lagi,” kata Budi.
Sementara menurut anggota Komivi V DPR RI, Rifqinizamy
Karsayuda, dari pemantauan yang dilakukan terhadap operasional dan perawatan
unit bus bantuan dari Kemenhub untuk program BRT di berbagai daerah di
Indonesia, Kalsel menjadi salah satu yang terbaik.
“Dengan antusiasme masyarakat terhadap BRT ini, mudah-mudahan
kita bisa tambah 10 unit lagi. Kita harus menata agar transportasi darat
moderen ini, benar-benar hadir di Kalsel,” imbuh Rifqi.
Peluncuran BRT ini seiring dengan digelarnya Rakor Sektor
Perhubungan di Kalsel yang digagas Dishub setempat di Hotel Ratta Inn.
Rakor mngusung tema: “Koordinasi untuk Meningkatkan
Konektivitas Pelayanan Keselamatan Transportasi di Kalsel”. (oie/foto: olive)