MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Ophir Indonesia (Bangkanai) Limited (Ophir), anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk, mengajak awak media untuk melihat langsung komitmen perusahaan dalam ikut mensejahterakan Desa Kerendan, Kecamatan Lahei, Barito Utara.
Komitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat
di wilayah operasinya, di antaranya mendorong masyarakat untuk mengenal dan
memahami industri hulu migas sebagai sektor penyedia energi nasional.
Menurut GM Ophir Indonesia, Herman Fauzi, kunjungan untuk
wartawan yang bertugas di Kabupaten Barito Utara, untuk melihat dari dekat Fasilitas Pengolahan
Gas milik negara yang dioperasikan.
“Gas yang telah diolah, dialirkan ke PLTMG Bangkanai. Kemudian
listriknya dikelola PLN dan didistribusikan ke wilayah Kalimantan Tengah serta
sebagian Kalimantan Selatan untuk pemenuhan kebutuhan progam kelistrikan
menerangi negeri sampai ke pelosok desa,” jelasnya, kemarin.
Selain melihat fasilitas pengolahan gas, Ophir juga
mengajak para wartawan untuk melihat program pengembangan masyarakat yang
merupakan bagian dari tanggungjawab sosial perusahaan pada desa binaan di
sekitar wilayah operasi.
“Desa-desa yang merupakan binaan Ophir ini meliputi Desa
Kerendan, Desa Muara Pari, Desa Luwe Hulu, Desa Rahaden dan Desa
Haragandang,” katanya.
Sejumlah program yang sudah dan sedang berjalan, sambung
Herman, di antaranya pembangunan sarana air bersih beserta fasilitas MCK,
rehabilitasi puskesmas dan posyandu serta pembangunan sarana pasar, pelabuhan
rakyat dan lapangan olahraga.
“Berbagai program ini merupakan hasil musyawarah dan
mengacu pada perencanaan kerja pemerintahan desa (RKPDes) masing-masing,”
imbuhnya.
Diharapkan, lanjut Herman, program pemberdayaan ini bisa
memberikan efek manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa yang tinggal di
sekitar wilayah operasi Ophir Indonesia. (arh/foto:
ist)
