MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Pendidikan dan latihan dasar (diklatsar) I serta Latihan Kepemilikan Dasar (LKD) gerakan pemuda Ansor, resmi dibuka Wakil Bupati Barut, Sugianto Panala Putra, di aula BappedaLitbang Muara Teweh, kemerin.
Digelarnya Diklatsar dan PKD Bander 2020 ini, guna
meningkatkan kualitas. Baik dari sisi kepemimpinan maupun pengembangan dan
pemahaman wawasan kebangsaan serta bela negara.
Bupati dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sugianto
Panala Putra mengatakan, selain untuk meningkatkan kualitas, juga sikap
tanggungjawab dan disiplin yang tinggi.
Menutur bupati, hingga saat ini gerakan pemuda Ansor
telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi kemasyarakatan yang memiliki
watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan.
Ditambah lagi dengan kemampuan mengelola keanggotaan,
khususnya Banser (Barisan Ansor Serba Guna), yang memiliki kualitas dan
kekuatan tersendiri di tengah masyarakat.
Banser sebagai kekuatan GP Ansor, harus mempunyai sikap
dan bermental baik, profesional, sadar akan tanggungjawabnya sebagai anggota GP
Ansor.
“Disinilah pentingnya diadakan PKD dan Diklatsar Banser,
guna meningkatkan kualitasnya. Baik dari sisi kemampuan maupun pengembangan dan
pemahaman wawasan kebangsaan serta bela negara,” tandasnya.
Sementara Ketua GP Ansor Barito Utara, H Beni Diswanto,
mengatakan, salah satu tujuan didirikannya GP Ansor adalah mempergiat
pendidikan rohani dan jasmani dalam rangka mewujudkan masyarakat yang islami.
“Untuk ke depannya saya harap GP Ansor Barito utara
dapat mengambil peran di pembinaan masyarakat, terutama di bidang keagamaan,
sosial dan kemasyarakatan. Agar masyarakat bisa merasakan manfaat dengan adanya
GP Ansor ini,” imbuhnya.
Sedang panitia pelaksana, Hadarul Hamsi, mengatakan, Diklatsar dan PKD dilaksanakan selama empat
hari, diikuti 140 peserta, terdiri 11
orang dari Barito Selatan, 43 Murung Raya dan 86 dari Barito Utara. (arh/foto: ist)
