JAKARTA, banuapost.co.id- Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri, khususnya di Tiongkok, diminta waspada terkait penyebaran virus corona.
Wanti-wanti itu disampaikan Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah, dalam surat edaran yang ditujukan kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi dan pimpinan perusahaan se-Indonesia terkait penyebaran penyakit pneumonia berat itu.
“Saya berpesan agar teman-teman
WNI/PMI di luar negeri, tetap tenang. Tetap berhati-hati dan terus waspada
terhadap bahaya penyebaran virus corona. Kita juga minta hal serupa kepada para
pekerja di dalam negeri,” kata Menteri Ida dalam keterangan pers Biro Humas Kemenaker
yang diterima redaksi banuapost.co.id,
kemarin.
Sejak kejadian virus corona, Kementerian
Ketenagakerjaan langsung mengintruksikan kepada atase ketenagakerjaan di
negara-negara penempatan untuk segera bertindak dan berkoordinasi melalui Kementerian
Luar Negeri dan KBRI/KJRI, guna meminimalisir kemungkinan terjangkitnya virus
corona kepada PMI.
“Virus Corona sangat berbahaya
dan terus menyebar ke berbagai negara. Kita di Indonesia sangat prihatin dan
terus berdoa agar para pekerja migran Indonesia (PMI) di China dan
negara-negara lainnya, tetap aman dan selamat,” imbuh Menteri Ida.
Pneumonia yang diduga
disebabkan virus corona, sambung Menteri Ida, ni pertama kali muncul di
Tiongkok dan telah merambah ke sejumlah negara. Untuk itu, kewaspadaan terhadap
pneumonia ini harus ditingkatkan untuk mengantisipasi kedatangannya ke
Indonesia.
“Kewaspadaan ini perlu
dilakukan jika sewaktu-waktu menyebar ke Indonesia. Sehingga kita dapat
menghindarkan diri dari dampak negatif bagi dunia usaha dan ketenagakerjaan,” tandasnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, lanjut
Menteri Ida, sektor ketenagakerjaan harus mengatisipasi secara serius dan
meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tersebut.
“Saya telah intruksikan kepada
Dirjen Binwasnaker dan K3, untuk menerbitkan surat edaran khusus terkait virus
corona ini,” pungkasnya. (yb/*/foto: ist)
