MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Pemerintah Desa Bintang Ninggi II (Pemdes BTN), Teweh Selatan, Barito Utara, saat ini telah memiliki petugas dan pengelola sampah.
Kepala Desa BTN II, Ardianto, yang ditemui di kantornya mengatakan, terkait sampah di desa, pihaknya
telah menunjuk beberapa orang petugas untuk memungut dan mengelola sampah yang
ada di desa.
“Karena itu, kami juga minta warga dapat memisahkan
tempat kemasannya antara yang organik dan non organik serta sampah yang
mengandung bahan kimia,” kata kades, kemarin.
Menurut Ardianto, produksi sampah warga di Desa BTN ll dalam dua minggu sudah lebih dari 2 (dua) ton.
Kondisi demikian, mendorong pemdes untuk membentuk Bank Sampah yang nantinya
dikelola petugas sampah yang ditunjuk pemdes.
Dalam pembentukan Bank Sampah, nantinya pihak pemdes akan
berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Barito Utara.
“Kita berharap pembentukan bank sampah ini nantinya
didukung semua pihak, khususnya warga desa. Bank sampah di samping membuat
lingkungan bersih, tentunya akan menambah penghasilan warga,” imbuh kades.
Selain itu, sambung Ardianto, pihaknya juga bekerjasama
dengan perusahaan BIMA untuk pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA).
“Kerjasama ini sudah berlangsung sejak 2019 dengan
membuat TPA,” ucapnya.
Untuk 2020 ini, menurut kades ada peningkatan alat
transportasi dari desa yang dianggarkan pada APBDes. Karena 2019 lalu, hanya
ada satu unit kendaraan pengangkut sampah jenis Viar. (arh/foto: ist)
