BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pasca menjalani observasi hingga di karantina selama 14 hari di Pulau Natuna, WNI yang kuliah di China saat mewabahnya virus corona, rencananya dipulangkan termasuk ke Provinsi Kalsel.
Mereka rencananya diberangkatkan dari Natuna, Sabtu (15/2)
pukul 12.00 waktu setempat, menuju Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Selanjutnya pulang ke daerah masing-masing.
Dari daftar 238 WNI yang diobservasi dan di karantina di
Hanggar Lanud Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, sejak 2 Februari lalu itu, delapan di antaranya
berasal dari Kalsel.
Semuanya kuliah di kampus berbeda di Provinsi Hubei, China.
Yakni Hubei University of Science and Technology dan Hubei Polytechnic
University. Selama kuliah, mereka tinggal di Xianning dan Haungshi.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel,
Heriansyah, yang diminta konfirmasinya, Jumat (14/2), membenarkan rencana
dipulangkannya mahasiswa tersebut.
“Karena selama menjalani observasi, memang tidak
ditemukan suspect virus corona,” tegas Heriansyah.
Dari informasi yang diterima, lanjut Heriansyah, dari
delapan orang itu, tujuh dipulangkan ke Kalsel. Sedang seorang lainnya ke
Surabaya, Jawa Timur.
“Mereka juga dibekali surat keterangan sehat yang
diberikan Kementerian Kesehatan, karena memang dinyatakan sehat,” jelasnya.
Sementara Sekdaprov Kalsel, Haris Makkie, mengatakan,
tidak ada penjemputan khusus untuk para mahasiswa tersebut. Mereka akan pulang
secara mandiri.
“Memang benar mereka akan dipulangkan, tapi tidak
ada perlakukan khusus. Justru aneh kalau diperlakukan khusus, karena mereka memang
sehat,” tandas Haris. (emy/foto: kompas)
