RIAU, banuapost.co.id– Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) disosialisasikan Tim Reformasi Kejaksaan RI di Kejati Riau, Kamis (20/2). Tim dipimpin Kepala Badan Diklat (Kabandiklat), Setia Untung Arimuladi, SH, MH.
Menurut Setia Untung, kunjungan ingin mengecek kesiapan
Kejati Riau untuk dapat meraih predikat WBK maupun WBBM, baik itu berupa
fasilitas, mindset dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Saya datang untuk memberikan paparan tentang kiat-kiat
meraih predikat WBK – WBBM kepada Kejati Riau. Sehingga bisa menjadi acuan
untuk meraih itu,” tandasnya.
Karea itu, lanjut Untung, Kejati Riau dapat berkomitmen
untuk meraih predikat WBK dalam 2020 dengan mengikuti kiat-kiat yang diberikan.
“Kejati Riau harus siap raih predikat WBK di tahun
ini,” imbuhnya.
Sementara Kajati Riau, Mia Amiati, siap dan berkomitmen
penuh untuk dapat meraih predikat WBK 2020. “Kami akan mengajak seluruh
pegawai untuk siap dan mendukung kesuksesan program ini,” katanya.
Kehadiran Setia Untung selama dua hari ini di Riau, untuk
memberikan motivasi dan sosialisasi penguatan dalam pembangunan Zona
Intergritas sebagai tuntutan dari Program Kemenpan RB.
Seperti diketahui, Badiklat Kejaksaan di bawah nakhoda Setia
Untung berhasil membawa kampus kejaksaan itu memperoleh predikat zona integritas WBK/WBBM.
Dengan prestasi ini, Setia Untung menularkan kepada
seluruh jajaran kejaksaan dimanapun berada, sesuai arahan Jaksa Agung
Burhanuddin agar melakukan Reformasi Birokrasi.
Bahkan berbagai lembaga diklat, seperti Diklat Mahkamah
Agung dan Badan Pengembangan SDM Hukum dan HAM (BPSDM) Kemenkum HAM, melakukan
studi tiru ke Badiklat di kawasan Ragunan tersebut.
“Tak hanya lembaga atau intansi dalam negeri, dari luar
negeri pun melakukan yang sama untuk melihat dari dekat pemanfaatan teknologi
yang dilakukan Badiklat Kejaksaan,” jelas Untung. (yb/red/foto: ist)