TANJUNG, banuapost.co.id– Sedikitnya sepuluh desa di Kecamatan Tanjung, Kelua, Muara Harus dan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, terendam akibat hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir.
Menurut Kasi Pemerintahan Kecamatan Kelua, Agustian
Rusli, ketinggian banjir di beberapa desa bervariasi. Dari 30 hingga 100
sentimeter.
“Akibat kondisi ini, kita sudah berkoordinasi dengan
instansi terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial dan PUPR Tabalong,” ujarnya.
Sementara untuk masyarakat terdampak, sambung Agustian, terutama
warga yang memiliki anak kecil, diimbau agar jangan sampai lepas pengawasan. Ini
untuk menghindari adanya korban akibat banjir.
Dari pantauan di lapangan, di Desa Binturu, Kecamatan Kelua,
rumah yang terdampak ada 53. Sementara ruas jalan kabupaten, terendam hingga tidak
bisa dilalui.
Ada 3 titik di desa ini, yaitu di RT 02 ke arah RT 01
(arah ke Desa Bahungin), RT 06 arah ke Desa Murung Karangan, Kecamatan Muara
Harus RT 04 (Galigur).
Jadi jalan alternatif hanya melalui Desa Takulat untuk
menuju Makam Syekh Nafis. Sementara di Kecamatan Tanjung, banjir juga menimpa Desa
Banyu Tajun. (sal/foto: ist)