MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Akibat meluapnya Sungai Barito, sejumlah kelurahan di Kota Muara Teweh terendam.
Meski demikian, seperti tak membuat warga kabupaten di
DAS Barito itu was-was. Sebaliknya, terutama di kawasan Water Front City (WFC)
Kota Muara Teweh yang terendam, jadi objek wisata dadakan. Warga riang gembira bermain
banjir.
“Ini merupakan rekreasi dadakan bersama teman-teman,
keluarga dan merupakan hiburan yang meriah. Main banjit,” kata satu warga Teweh
yang wanti-wanti tak mau disebutkan namanya, Ahad (8/3).
Menurutnya, banjir yang melanda bukan ancaman bagi warga.
Bahkan jadi tempat bermain, terutama pada sore hari.
Sementara dari pantauan, wilayah yang terendam dan banyak
menjadi tujuan wisata banjir dadakan, kawasan perdagangan di Jl P Batur Muara, Jl
Merak dan Jl Imam Bonjol serta Jl Dahlia.
Tinggi air bervariasi, antara 50 hingga 60 centimeter. Sehingga
selain menjadi tempat bermain, juga oleh sebagian warga dijadikan tempat menjajakan
dagangan pentol dan bakaran.
“Di kawasan Jl P Batur menjadi tempat yang paling
disenangi warga untuk bermain air,” kata Wiwin, warga di kawasan itu. (arh/foto: ist)