MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Pemkab Barito Utara melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh, untuk mengantisipasi adanya Covid-19 atau virus korona, seiring telah adanya penyebaran di Indonesia. Berdasarkan data, sedikitnya delapan daerah sudah ada yang terinffeksi virus asal Wuhan, Tiongkok itu.
Pemeriksaan suhu tubuh yang dilakukan Pemkab Barut
tersebut, sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi pandemi virus korona
ini. Terlebih lagi, Presiden Jokowi telah mengeluarkan Keppres No 7/2020
tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona.
Pemkab Barito Utara merespon arahan yang diberikan presiden,
meski di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan belum dilaporkan adanya kasus Covid-19.
Salah satu respon, Bupati Barito Utara H Nadalsyah,
memerintahkan jajarannya untuk tanggap terhadap penyebaran virus tersebut.
Pemkab Barito Utara perlu melakukan langkah-langkah
mengantisipasinya, dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik.
“Utamakan pola hidup sehat, jangan bepergian ke
wilayah yang ada kasus virus korona dan periksakan diri bila mendapati
gejala-gejala yang dikhawatirkan sebagai gejala awalnya,” kata H
Nadalsyah, kemarin.
Menurut bupati, asal imun atau daya tahan tubuh kuat,
maka virus korona tidak akan menyerang. “Oleh karena itu, jaga kesehatan
diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sugianto Panala Putra,
melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD Muara Teweh untuk
melakukan langkah-langkah antisipasi terkait kasus korona.
Langkah yang diambil dengan melakukan scaning suhu tubuh
pada saat dilaksanakan rapat-rapat yang digelar pemerintah daerah.
“Hal ini untuk memastikan, peserta rapat yang hadir dalam
kondisi sehat,” jelas Sugianto.
Apabila ditemukan peserta rapat dalam kondisi yang dicurigai,
maka akan dilakukan tindakan medis yang telah ada dalam protokol penanganan Covid-19.
(arh/foto: ist)