MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang baru didirikan 2019 lalu milik Pemdes Pendreh, Teweh Tengah, Barito Utara, meski tertatih ternyata sudah memperoleh keuntungan.
“Meski baru sembilan bulan berjalan, sudah mendapatkan
keuntungan sekitar Rp 25 juta selama tujuh bulan. Ini merupakan hasil PAD Desa
Pendreh,” kata Kades Sugian, saat menyampaikan laporannya pada kegiatan
penilaian lomba desa tingkat Kabupaten 2020, kemarin.
Menurutnya, usaha BUMDes yang dilaksanakan, di antaranya isi
ulang galon air minum, dua unit wifi, dan usaha-usaha lainnya.
“Usaha yang kami lakukan ini untuk mencari
pendapatan-pendapatan asli desa Pendreh,” kata Sugian.
Desa Pendreh juga memiliki potensi yang dapat
meningkatkan PAD desa, yaitu sarana air bersih yang langsung dari mata air
pegunungan, mengalir ke rumah-rumah warga.
“Kami warga Desa Pendreh ini hampir 90 persen
mengkonsumsi air bersih dari pegunungan,” jelasnya.
Sementara Camat Teweh Tengah, M Mastur, mengapresiasi kepada
seluruh warga Desa Pendreh, terutama pelaksana-pelaksana pembangunannya.
Menurutnya, pembangunan di Desa Pendreh sangat pesat, baik
infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, pertanian, perkebunan, kesehatan,
kesenian, budaya serta ekonomi dan sektor lainnya.
“Terima kasih kepada para pelaku pembangunan di Desa
Pendreh ini, baik itu masyarakat maupun aparatur desanya,” kata mantan Camat
Montallat ini. (arh/foto: ist)