PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Sedikitnya 3 warga Kalteng ditengarai suspect Covid-19, nama lain dari virus korona, hingga dilakukan isolasi oleh pihak RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
Sebelumnya ada 15 warga yang ditengarai suspect virus
korona. Namun setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, 12 di antaranya
dinyatakan sembuh.
“Karena sesuai dengan hasil laboratorium Kemenkes RI,
hasilnya negatif covid-19,” jelas Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dalam
jumpa pers di Istana Isen Mulang, Kota Palangka Raya, Sabtu (14/3) sore.
Sedang tiga orang lainnya, sambung Gubernur Sugianto,
untuk sementara ini diisolasi di salah satu ruangan di RSUD dr Doris Sylvanus
Palangka Raya, sembari menunggu hasil tes laboratorium dari kemenkes di
Jakarta.
Sehubungan dengan ditengarai ada warga suspect virus korona
ini, Pemprov Kalteng mengeluarkan surat edaran ke masyarakat di 14
kabupaten/kota di Kalteng, untuk mengantisipasi pandemi alias penyebaran secara
meluas virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang mematikan itu.
Dalam surat edaran itu, sedikitnya ada 17 poin yang harus
menjadi perhatian masyarakat di 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalteng tersebut,
agar virus tidak menyebar laus.
Di antara poin itu, mengintruksikan bupati maupun
walikota 14 kabupaten dan kota segera mengeluarkan keputusan untuk menutup
hiburan malam, seperti karaoke dan diskotek.
Sedang untuk masyarakat, selain harus hidup sehat dan
bersih, juga diimbau menghindari tempat keramaian, salah satunya car free day.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Nafarin, yang diminta
penjelasanya, akan menindaklanjuti kebijakan Pemprov Kalteng yang saat ini
sudah menetapkan status waspada pencegahan virus korona.
Sehubungan dengan intruksi Gubernur Kalteng itu, masyarakat diharapkan bisa mengerti dan jangan
panik.
Sebab hingga sekarang ini, pemerintah pusat sedang
berupaya untuk terus menerus melakukan pencegahan agar penyebaran virus korona
dapat diatasi.
“Sementara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, juga
membuka call center agar memudahkan masyarakat menerima infformasi terkait covid-19
di nomor: 0812 5086776, 0823 5772 0665 dan 0811 5230044. (yb/din/foto: ist)