SAMPIT, banuapost.co.id– Petahana yang ingin kembali tampil enam tahun ke depan, rontok dalam pilkades serentak 2020 43 desa se Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (14/3).
Rontoknya para incumbent dalam pesta demokrasi tingkat
desa, akankah menjadi gambaran munculnya kecerdasan warga untuk memilah sang
pemimpin yang ke depannya diharapkan melakukan perubahan.
Khusus untuk wilayah
selatan, sebagaimana pantauan banuapost.co.id,
begitu pilkades serentak dimulai pukul 07:00 WIB, warga begitu antusias memberikan
hak suaranya.
Bahkan hingga batas
waktu penyelenggaraan berakhir pukul 13:00 WIB, ketika kotak surat suara dibuka
Ketua KPPS, warga menyaksikan hingga hasil perhitungan pemilihan.
Hasilnya, untuk pilkades
kecamatan wilayah selatan yang diikuti 8 calon petahana di 7 desa, hanya satu
orang yang mampu bertahan. Selebihnya, rontok.
Berikut hasil
rekapitulasi suara sah 14 Desa di empat kecamatan selatan yaitu, Kecamatan MHS
yakni, Desa Basirih Hulu diperoleh Nuryadi 608 suara menumbangkan calon petahana
dan 2 orang rivalnya.
Desa Jaya Kelapa
diraup Muliyadi sebanyak 704 suara mengugurkan petahana dan tiga rivalnya.
Handil Sohor diraih Muhammad Yusuf 650 suara mengalah petahana dan 3 orang calon
lainnya.
Samuda Kecil diraih
telak Rejeli dengan 375 suara, kemudian Samuda Besar diungguli Julkipli 362
suara menjatuh 4 orang pesaingnya.
Desa Sebamban diraih
Sabang, incombent 182 suara mengalahkan dua rivalnya. Desa Sei Ijum Raya diraup
Muhammad Samsul (Sekdes) dengan 218 suara menumbangkan 4 orang pesaingnya.
Kecamatan MHU, yakni
Desa Sumber Makmur, terpilih Supriono 387 suara mengalahkan tiga rival lainnya.
Desa Bagendang Tengah ( Ramban) kandidat Untung Sukardi meraih 367 suara.
Desa Pondok Damar
diraih Kenos dengan kemenangan 125 suara, menjatuhkan calon petahana serta satu
calon lainnya.
Begitu juga, Kecamatan
Pulau Hanaut dan Teluk Sampit, masing-masing 2 desa, sang petahana menelan pil
pahit.
Untuk Desa Hanaut
dimenangkan Nanang Qasim 427 suara.
Desa Babirah
dimenangkan Julam Effendi, 386 suara menumbangkan sang petahana.
Kemudian Desa Parebok
dimenangkan Indrayono Saidina Ali, meraup 520 suara, menjatuhkan petahana dan
satu lainnya.
Desa Lampuyang diraih
Muksin dengan prolehan terbanyak 423 suara, juga menggeser petahana serta tiga
kandidat lainnya. (um/foto: ist)