BARABAI, banuapost.co.id– Tangis bahagia dari seorang Herliani pecah, setelah tahu rumahnya akan direhab anggota TMMD ke-107 2020 yang menggelar bakti sosial di Desa Haruyan Seberang RT 007/003, Kecamatan Haruyan, Hulu Sungai Tengah (HST).
Air mata bahagia itu tak terbendung setelah tahu rumahnya
yang tidak layak huni, bahkan ditempati dengan empat saudraranya yang lain,
masuk ‘bedah’ rumah dalam TMMD itu.
Padahal sebelumnya, putri Abdus Salam, tak pernah membayangkan
akan memiliki rumah, seperti tetangga kiri kanannya.
Bagaimana tidak. Jangan memikirkan rumah bagus, untuk
mencukupi kehidupan se hari-hari keluarga saja, terpaksa harus banting tulang
melebih dari yang lainnya.
Karena itulah setelah mendengar dari Tim Wasev TMMD, Kol Inf Joao Xavier Barreto Nunes, rumahnya akan direhab, bahkan tanpa harus memgeluarkan sepeser rupiah pun, tangis bahagia tak mampu dibendung Herliani.
“Terima kasih ya Allah, doa siang dan malam selepas menunaikan salatku, rupanya kau jamba melalui prajurit TNI dalam kegiatan membangun desa ini,” begitu mungkin doa Herliani yang tak pernah dapat didengar mahluk apapun, karena hanya terucap di dalam hati.
Air mata bahagia Herliani ini sangatlah wajar dan alami. Sebab memiliki rumah tinggal yang layak huni, merupakan dambaan setiap manusia, selain sandang dan pangan.
Sambil mengusap air mata bahagia, Herliani mengucapkan terima kasih kepada TNI atas kepedualiannya kepada keluarganya, hingga rumah orangtuanya itu direhab.
“Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI atas kepedualiannya kepada keluarga kami, hingga rumah bapak direhab,” ucap Herliani terdengar tertahan kepada Kol Inf Joao Xavier Barreto Nune, yang juga Staf Ahli Pangdam VI/Mulawarman Bidang Ideologi dan Politik itu, Senin (16/3).
Begitupun dengan Abdus Salam, sang ayah, juga tak banyak
kata yang terucap ketika ditanya anggota Penerangan Kodim 1002/Barabai terkait
rehab rumahnya itu.
Sepeti juga sang putri, Abdus Salam hanya mengucapkan
terima kasih kepada TNI dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Mungkin terbayang di benak pria renta ini, rumahnya yang
dulu hanya beratapkan daun rumbia atau daun sagu dengan banyak yang bocol pula,
serta dindingnya yang sebagian ditutup dengan terpal, sebentar lagi akan
menjadi rumah layak huni dan nyaman untuk ditinggali bersama keluarga.
Sementara menurut Kol Inf Joao Xavier Barreto Nunes, apa
yang dilakukan prajurit dalam TMMD ini, merupakan pengabdian untuk negeri yang
dilakukan kepada rakyat.
“Pengabdian ini langsung menyentuh ke lapisan masyarakat
bawah, yang benar-benar membutuhkan bantuan dan uluran tangan kita,” tegasnya.
(yb/pen/foto: ist)