PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Pemerintah Kota Palangka Raya mendistribusikan sedikitnya 14 ribu paket sembako ke sejumlah warga yang terdampak pandemi Covid-19 dengan sistem rumah ke rumah.
Dengan pengawalan aparat TNI dan Polri yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kota Palangka Raya, paket sembako mulai didistribusikan, Rabu (6/5).
Pendistribusian paket sembako ini, tak urung disambut warga, khususnya yang selama ini kurang beruntung sejak diberlakukannya aturan dalam upaya bersama memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini.
Seperti misalnya Ny Siti Aminah (55) yang se hari-harinya sebagai tukang pijat. Sejak pandemi Covid-19 di Kota Palangka Raya, ibu rumah tangga ini tidak diperbolehkan lagi melakukan pekerjaannya.
“Sebelumnya tidak pernah dapat. Saya sudah 20 tahun menggeluti jasa sebagai tukang pijat. Namun sejak virus korona ini, sudah dua bulan ini tidak pernah lagi berpraktik setelah mendapat surat teguran,” jelas Ny Siti Aminah.
Sementara menurut Ketua Harian TGTP2 Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, penyaluran sembako tahap pertama ini sebanyak 14.000 paket.
“Kemudian pemerintah kota juga akan menyiapkan tahap ke dua sebanyak 20 ribu paket guna membantu warga yang terdampak,” ujar Emi.
Penyaluran tahap pertama paket sembago, lanjut Emi, dikhususkan kepada warga yang benar-benar terkena pemberlakuan pembatasan skala kelurahan humanis.
“Harapannya agar mereka sementara ini benar-benar tinggal di rumah sebagai bentuk ikut andil dalam an memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Palangka Raya,” tandasnya. (yb/din/foto: ist)