KOTABARU, banuapost.co.id– Keberadaan Kampung Tangguh sebagaimana program Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, tidak hanya menggerakan peran serta masyaralat untuk menghadapi Covid-19. Tetapi juga dipersiapkan untuk menghadapi persoalan sosial.
“Seperti misalnya tentang keamanan, politik menghadapi pilkada dan masalah lainnya. Bahkan melalui relawan Kampung Tangguh Banua, bisa melakukan edukasi secara dini kepada masyarakat,” ujar Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta, ketika mengunjungi Kampung Tangguh Banua di Desa Mega Sari dan Desa Sarang Tiung, Kotabaru, Jumat (26/6) sore.
Menurutnya, situasi pandemi Covid-19 berdampak pada semua aktivitas masyarakat. Sehingga yang harus disiapkan, langkah-langkah untuk menghadapi Covid-19 ini.
Langkah-langkah itu, meliputi peningkatan kapasitas PCR, peningkatan kapasitas RS dan balai karantina. Karen itu pembuatan kampung tangguh, desa menjadi garda terdepan dalam menghadapi Covid 19.
“Begitu pula dengan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan. Karena dengan disiplin, menjadi obat bagi kita,” tegasnya.
Diakui Pati Polri bintang dua itu, Polri dan TNI tidak bisa berbuat banyak tanpa adanya peran aktif masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Sebelum ke Kabupaten Kotabaru, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico bersama Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Firmansyah, juga mengunjungi Kampung Tangguh di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari dan di Desa Tirta Jaya, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (24/6).
Dari Tanah Laut, kunjungan kerja dilanjutkan ke Kabupaten Tanah Bumbu menyambangi Kampung Tangguh Banua di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Tanah Bumbu, Kamis (25/6).
Kemudian kunjungan kerja ke Kampung Tangguh Banua di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, Jumat (26/6) pagi, sebelum menyeberang ke Pulau Laut, Kotabaru. (yb/her/foto: ist)