JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Indonesia, terus meningkat. Bahkan hingga Ahad (5/7) pukul 12:00 WIB, terakumulasi sebanyak 63.749 orang, setelah 27 provinsi melaporkan dengan 1.607 kasus baru.
Dari 27 provinsi yang melaporkan kasus baru, terbanyak Jawa Timur: 552, DKI Jakarta: 257, Jawa Tengah: 208, Sulawesi Selatan: 136 dan Jawa Barat 106 kasus.
Sedang 7 provinsi yang nihil kasus baru: Aceh, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.
“Sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh telah mencapai 29.105, setelah bertambah 886 orang. Sedang yang meninggal dunia juga bertambah 82, hingga terakumulasi menjadi 3.171 kasus,” jelas juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers yang disiarkan langsung kanal YouTube BNPB, Ahad (5/7) sore.
Sebelumnya, Sabtu (4/7), jumlah akumulatif kasus positif berada di angka 62.142, dengan 28.219 di antaranya sembuh, dan 3.089 meninggal.
Berikut sebaran 1.607 kasus baru di luar lima provinsi (Jatim, DKI Jakarta, Jawa Tengah Sulawesi Selatan dan Jawa Barat) sebagaimana dilansir dari situs covid19.go.id: Bali: 52, Sumatera Selatan: 50, Kalimantan Selatan: 44, Papua: 37, Kalimantan Tengah: 28, dan Kalimantan Timur: 27 kasus.
Kemudian Nusa Tenggara Barat: 19, Maluku: 18, Sulawesi Utara: 16, Sumatera Utara: 11, DI Yogyakarta: 6, Banten: 5, Bengkulu: 4, Kalimantan Barat: 3, Sulawesi Tenggara: 3, Papua Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat masing-masing 2, serta Riau: 1 kasus.

Sedang data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona di Indonesia, ada 39.928 ODP yang diawasi dan 13.767 PDP yang dipantau.
“Sebanyak 453 kabupaten/kota di 34 provinsi, telah terdampak dan harus kita pantau dengan ketat sebanyak 39.928 ODP dan PDP sebanyak 13.767 orang,” kata Yuri, sapaan akrab Dirjen Pemberantasan Penyakit Kemenkes RI itu. (yb/foto: ist)